detikBali

WNA Rusia Hilang di Tanjung Mebulu Pecatu, Motor Ditemukan Dekat Tebing

Terpopuler Koleksi Pilihan

WNA Rusia Hilang di Tanjung Mebulu Pecatu, Motor Ditemukan Dekat Tebing


Fabiola Dianira - detikBali

Pencarian WNA Rusia yang diduga hilang oleh tim SAR gabungan di Tanjung Mebulu Pecatu Bali. (Dok. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar)
Foto: Pencarian WNA Rusia yang diduga hilang oleh tim SAR gabungan di Tanjung Mebulu Pecatu Bali. (Dok. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar)
Badung -

Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia diduga hilang di sekitar Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Tim SAR gabungan pun melaksanakan operasi pencarian terhadap WNA tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, korban bernama G Artem telah hilang kabar sejak Raby (23/9). Informasi itu diperoleh dari rekan korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar kemudian menerima informasi terkait dugaan hilangnya korban pada Sabtu (26/9/2026) pukul 05.40 Wita.

"Lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir keberadaan korban berada di sekitar Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

Sidakarya menjelaskan minimnya keterangan lanjutan serta saksi mata membuat petugas siaga berkoordinasi dengan Polsek Kuta Selatan dan Babinsa Pecatu. Selain itu, petugas juga mendapat informasi mengenai keberadaan sepeda motor beserta helm yang ditemukan terparkir di sekitar kawasan Tebing Karang Boma, Kuta Selatan.

"Diketahui adanya laporan dari masyarakat mengenai keberadaan satu unit sepeda motor beserta helm yang ditemukan terparkir di sekitar kawasan Tebing Karang Boma, Kuta Selatan," lanjutnya

Sepeda motor tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian karena tidak diketahui pemiliknya. Posisi sepeda motor dan helm yang ditemukan di kawasan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal dalam pelaksanaan pencarian.

Merespons laporan tersebut, sebanyak tujuh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian.

"Tim akan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban, termasuk area tebing dan pesisir di sekitar Tanjung Mebulu dan Tebing Karang Boma," terangnya.

Hingga saat ini, Tim SAR masih terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menentukan area pencarian dan mengoptimalkan upaya pencarian berdasarkan informasi serta petunjuk yang tersedia.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads