detikBali

Jatuh Mendadak Saat Las Kanopi, Pria Karangasem Tewas Misterius

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Jatuh Mendadak Saat Las Kanopi, Pria Karangasem Tewas Misterius


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Polisi melakukan olah TKP di lokasi warga meninggal dunia terjatuh saat mengelas kanopi di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Senin (13/4/2026) malam.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi warga meninggal dunia terjatuh saat mengelas kanopi di Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Senin (13/4/2026) malam. (Foto: dok. Polsek Karangasem)
Karangasem -

I Wayan Putu Suarjana (37) tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri saat mengelas kanopi di Desa Seraya Timur, Karangasem, Bali. Ia sempat diduga tersetrum, namun hasil pemeriksaan justru tak menemukan tanda-tanda tersebut. Penyebab kematiannya kini masih menjadi misteri.

Kapolsek Karangasem Kompol I Nyoman Merta Kariana mengatakan peristiwa bermula saat korban bersama rekannya memasang kanopi di rumah warga setempat, Senin (13/4) sore. Ketika korban naik tangga untuk mengelas bagian atas, korban mendadak terjatuh.

"Saat itu, rekannya sempat mengira korban terkena setrum, sehingga langsung buru-buru mematikan stop kontak dan langsung membawa korban ke Puskesmas bersama beberapa warga lainnya," kata Kariana, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas. Namun, setibanya di sana korban dinyatakan telah meninggal dunia. Kejadian itu lalu dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian korban.

ADVERTISEMENT

Tak Ada Tanda Setrum atau Luka

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan petugas kesehatan dari Puskesmas Karangasem II tidak menemukan adanya tanda-tanda korban tersetrum. Peralatan yang digunakan korban juga tidak menunjukkan bekas aliran listrik yang memungkinkan terjadinya sengatan.

Selain itu, pemeriksaan luar juga tidak menemukan adanya luka atau benturan yang dapat menyebabkan korban meninggal dunia. Meski demikian, pihak keluarga menyebut korban sempat bergadang sehari sebelum kejadian.

"Korban dikatakan sempat bergadang sehingga istrinya melarangnya untuk bekerja, namun korban tetap bersikeras untuk bekerja," ujar Kariana.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi. Meski begitu, kepolisian memastikan penyelidikan tetap berjalan karena penyebab kematian korban belum terungkap.

"Meski pihak keluarga sudah ikhlas, kami tetap melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," ucap Kariana.



(dpw/dpw)










Hide Ads