Pemerintah Desa (Pemdes) Kalibukbuk menyampaikan permohonan maaf kepada Warga Negara (WN) China korban pelecehan seksual oleh pria lokal di Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Permintaan maaf itu disampaikan melalui Instagram ke akun korban, @aurosa_a.
Permintaan maaf itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa atas kejadian yang terjadi di wilayahnya. Pelaku bernama Wayan Sedana alias Nane merupakan warga Kalibukbuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah kirim permohonan maaf dari pihak desa ke akun wisatawannya atas ketidaknyamanan yang diterima. Kami juga sudah menjelaskan bahwa kita sudah mengambil tindakan cepat terkait informasi ini," kata Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka, Selasa (11/8/2026).
Suka mengatakan pihak desa belum sempat bertemu langsung dengan WN China tersebut. Sebab, setelah kejadian, korban langsung meninggalkan kawasan Lovina.
"Kami belum sempat ketemu tamunya karena langsung check out. Setelah kejadian itu langsung posting Instagram. Kami kaget lihat itu, akhirnya kami cari tahu," jelas Suka.
Untuk sementara, kasus tersebut diselesaikan di tingkat desa dan belum dilaporkan ke polisi. Salah satu pertimbangannya, wisatawan yang menjadi korban sudah meninggalkan kawasan Lovina.
"Kami sementara tidak buat laporan polisi karena sudah ada niat etika baik dari keluarga yang ikut mengawasi gerak-gerik mereka agar tidak mengulangi hal-hal seperti itu," kata Suka.
Meski demikian, Suka menegaskan kejadian tersebut menjadi perhatian serius Pemdes Kalibukbuk. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas mengingat Lovina merupakan salah satu kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.
"Kami tetap bertanggung jawab. Walaupun dia sudah tidak di sini, tetap menjadi tanggung jawab kami dengan pariwisata kita. Jangan sampai terganggu karena ini akan memengaruhi kunjungan wisata kita," pungkasnya.
Sebelumnya, Video dugaan pelecehan seksual terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal China di Bali viral di media sosial. Aksi tak senonoh itu terjadi di kawasan wisata Lovina, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.
Video itu diunggah akun Instagram @aurosa_a. Dalam rekaman, terlihat seorang pria lokal mendekati korban yang tengah merekam video outfit check di kawasan Lovina.
Namun, kemudian datang seorang pria dengan kalung peluit. Pria itu awalnya bersikap ramah dengan bersalaman dengan korban dan mengucapkan selamat berlibur.
Namun, jabat tangan tersebut berlangsung lama. Aurosa kemudian menyadari pria itu mengarahkan tangannya ke bagian kemaluan pria tersebut.
"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," kata aurosa.
Setelah kejadian tersebut, Aurosa menyebut dirinya menangis dalam perjalanan kembali ke penginapan. Kejadian tak mengenakkan ini juga membuatkan trauma.