Seorang pejalan kaki, AA Mayun Yuniastuti (47), meninggal dunia setelah tertabrak truk yang mundur karena tak kuat nanjak di Jalan Raya Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali. Insiden itu terjadi pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Kasat Lantas Polres Karangasem, I Gusti Agung Putu Maha Putra, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi DK 8161 YH yang dikemudikan Amos Ngongo Mawu (39) melaju dari arah selatan (Budekeling) menuju utara (Ababi). Truk tersebut mengangkut pasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga tidak kuat menanjak akibat beban berat sehingga bergerak mundur.
"Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut tiba-tiba tidak kuat nanjak karena beban berat sehingga langsung bergerak mundur," kata Agung Maha, Minggu (12/4/2026).
Nahas, pada saat bersamaan korban sedang berjalan di sisi kiri jalan. Yuniastuti tidak sempat menghindar dan tertabrak truk yang mundur tersebut.
Beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi Yuniastuti untuk dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa Yuniastuti tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Korban mengalami patah tulang pada kaki kiri, luka terbuka di bagian perut, serta pembengkakan pada pipi. Sementara itu, sopir truk dan rekannya tidak mengalami luka, hanya mengalami kerugian materiil.
(nor/nor)










































