Vikram Abinawa (6), bocah yang terseret arus saat mandi bersama kakeknya, Ketut Budasa (61), di Sungai Daya, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, ditemukan tewas. Vikram ditemukan tak bernyawa pada hari kedua pencarian, Rabu (8/4/2026).
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan sempat dievakuasi oleh warga," ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini bermula saat Vikram dan kakeknya Ketut Budasa (61) terseret arus saat mandi di Sungai Daya, Selasa sekitar pukul 17.25 Wita. Budasa ditemukan lebih dahulu tak bernyawa di pinggir sungai seusai kejadian sekitar pukul 19.05 Wita, sementara Vikram waktu itu dinyatakan masih hilang.
Pencarian terhadap Vikram kemudian dilanjutkan pada Rabu (8/4/2026) pagi dengan melibatkan delapan personel SAR. Namun, sebelum tim menyisir lokasi lebih jauh, warga kembali menemukan jasad korban pada pukul 07.30 Wita.
Jasad Vikram ditemukan mengambang di sekitar pintu air Bendungan Tamblang, sekitar 2,16 kilometer (km) dari titik awal korban terseret arus. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka menggunakan kendaraan Basarnas.
"Pada hari kedua, kami menerima laporan pukul 07.00, korban terlihat dan langsung dievakuasi masyarakat setempat," jelas Donny.
(dpw/dpw)