detikBali
Internasional

Inggris Wajibkan Rumah Pasang Panel Surya Imbas Perang Iran dan AS-Israel

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Inggris Wajibkan Rumah Pasang Panel Surya Imbas Perang Iran dan AS-Israel


Danica Adhitiawarman - detikBali

Ilustrasi rumah hijau dengan panel surya.
Foto: Ilustrasi rumah dengan panel surya. (Unsplash/Watt A Lot)
London -

Inggris mulai mempersiapkan peralihan ke energi bersih dengan mendorong rumah-rumah punya panel surya dan pompa panas. Peralihan ini dilakukan sebagai dampak sektor energi akibat perang Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Pemerintah Inggris mewajibkan pengembang perumahan untuk memasang panel surya dan pompa kalor pada rumah baru. Panel surya portabel juga akan tersedia di toko-toko dalam beberapa bulan ke depan. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mengantisipasi dampak dari perang di Timur Tengah.

"Perang Iran sekali lagi menunjukkan bahwa dorongan kita untuk energi bersih sangat penting bagi keamanan energi kita sehingga kita dapat melepaskan diri dari cengkeraman pasar bahan bakar fosil yang tidak kita kendalikan," kata Menteri Energi dan Perubahan Iklim Inggris, Edward Samuel Miliband atau Ed Miliband, dilansir dari detikProperti, Kamis (26/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih banyak hunian akan terbantu untuk menghemat biaya utilitas dengan adanya panel surya portabel. Panel surya ini terjangkau dan dapat dipasang sendiri dengan mudah di balkon atau luar rumah.

ADVERTISEMENT

Energi surya gratis bisa didapat cukup dengan mencolokkan perangkat ke stopkontak. Pemilik rumah tak perlu mengeluarkan uang untuk instalasi. Perangkat ini pun memangkas tagihan listrik.

"Baik melalui panel surya yang dipasang sebagai standar di rumah-rumah baru atau memungkinkan masyarakat untuk membeli panel surya siap pakai di toko-toko, kami bertekad untuk meluncurkan energi bersih sehingga kami dapat memberikan kedaulatan energi kepada negara kami," kata Miliband.

Rumah baru, dengan upaya itu, diperkirakan dapat menghemat pengeluaran energi hingga 830 poundsterling atau Rp 18,7 juta (kurs Rp 22.576) per tahun dibandingkan dengan rumah standar dengan peringkat EPC C. Rumah dengan standar baru ini lebih nyaman dan terjangkau serta menghasilkan setidaknya 75% lebih sedikit emisi karbon daripada rumah yang dibangun sesuai standar 2013.

Artikel ini telah tayang di detikProperti. Baca selengkapnya di sini!




(dpw/dpw)










Hide Ads