detikBali

Ogoh-Ogoh Ludes Terbakar, Solidaritas Lintas Generasi Bangkit di Tabanan

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Ogoh-Ogoh Ludes Terbakar, Solidaritas Lintas Generasi Bangkit di Tabanan


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Seniman sesepuh di Banjar Pasekan Baleran turun gunung ikut mengerjakan tapel ogoh-ogoh, Rabu (18/3/2026).
Seniman sesepuh di Banjar Pasekan Baleran turun gunung ikut mengerjakan tapel ogoh-ogoh, Rabu (18/3/2026). (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Tabanan -

Kebakaran ogoh-ogoh milik STT Ananta Genta Laksana, Banjar Pasekan Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, dini hari tadi, tak hanya menyisakan rangka besi dan bilah bambu. Insiden itu justru memantik solidaritas lintas generasi, saat para sesepuh turun gunung membantu pemuda membangun ogoh-ogoh baru dari nol.

Ogoh-ogoh tersebut sebelumnya terbakar hebat hingga hangus tak tersisa. Namun, tak ingin larut dalam kekecewaan, para pemuda langsung bergerak cepat memulai kembali proses pengerjaan sejak subuh atau sesaat setelah ogoh-ogoh lenyap menjadi abu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam proses pengerjaan ulang ini, para sesepuh yang dikenal sebagai seniman di banjar setempat turut ambil bagian. Mereka tidak lagi sekadar memberi ide, tetapi turun langsung menggarap ogoh-ogoh bersama para pemuda. Seluruh elemen masyarakat pun terlibat, mulai dari tua, muda, laki-laki, hingga perempuan.

Kade Suardika selaku Wakil Adat IV Bidang Pembangunan Banjar Pasekan Baleran mengatakan, sejumlah seniman yang sudah berusia lanjut ikut membantu, terutama dalam pembuatan tapel (topeng) ogoh-ogoh.

ADVERTISEMENT

"Ada beberapa seniman yang sudah berumur ikut mengerjakan tapelnya. Yang bersangkutan merupakan mantan anggota STT yang dulunya mengerjakan ogoh-ogoh pertama kali di Banjar Pasekan Baleran ini," beber Suardika.

Proses pengerjaan kali ini juga menghadirkan kolaborasi lintas generasi, di mana terdapat ayah dan anak yang bekerja bersama dalam satu karya.

"Kalau sebelum kejadian ini, biasanya sesepuh tersebut memberikan ide, sekarang mereka turun langsung ikut menggarap," paparnya.

Selain itu, dukungan juga datang dari pemuda banjar lain yang membantu pembuatan rangka dan badan ogoh-ogoh. Bahkan, hiasan diberikan secara cuma-cuma sebagai bentuk solidaritas.

"Saya selaku perwakilan adat Banjar Pasekan Baleran mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mensupport. Terutama pemuda dari banjar lain di Kota Tabanan antusias dan spontanitas untuk ikut membantu," pungkasnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads