Polda Bali memastikan kesehatan personel tetap terjaga di tengah padatnya pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung 2026. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bali memberi pelayanan kesehatan lapangan rutin kepada anggota yang terlibat dalam operasi tersebut.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, menjelaskan kehadiran layanan kesehatan lapangan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kondisi kesehatan anggota yang bertugas dalam operasi kepolisian. Menurutnya, hal itu penting agar kondisi personel tetap bugar selama Ops Cipkon Agung 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biddokkes Polda Bali secara rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Ops Cipkon Agung 2026 agar mereka tetap dalam kondisi prima saat menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Ariasandy dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).
Pelayanan kesehatan ini dilaksanakan setiap hari di halaman depan Mapolda Bali, baik sebelum maupun setelah apel pagi Ops Cipkon Agung 2026. Empat personel dari Biddokkes Polda Bali dikerahkan untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan secara langsung kepada anggota di lapangan.
Beberapa pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi anamnesis atau penelusuran keluhan kesehatan anggota, pemeriksaan tanda-tanda vital (vital sign), hingga pemberian terapi medis sesuai dengan indikasi kesehatan. Selain itu, para personel juga dapat melakukan konsultasi kesehatan terkait kondisi fisik yang dirasakan selama bertugas.
Tak hanya itu, tim medis juga melayani pengecekan tekanan darah dan pemberian vitamin tablet untuk menjaga daya tahan tubuh personel. Termasuk memberikan obat sesuai dengan keluhan yang disampaikan anggota. Beberapa obat yang diberikan, antara lain Dextamine, Paracetamol, Biopradyn, Vitacimin, Meloxicam, hingga Methylprednisolon.
Ariasandy berharap para personel dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal, aman, dan humanis ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya pelayanan kesehatan lapangan tersebut, dia berujar, seluruh personel yang terlibat dalam Ops Cipkon Agung 2026 diharapkan dapat tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan.
"Sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan dengan lancar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat Bali," pungkasnya.
(iws/iws)