detikBali

Dua TPST di Denpasar Ditargetkan Olah 500 Ton Sampah per Hari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dua TPST di Denpasar Ditargetkan Olah 500 Ton Sampah per Hari


Ahmad Firizqi Irwan - detikBali

Situasi TPST Tahura Ngurah Rai, Kamis (5/3/2026).
Foto: Situasi TPST Tahura Ngurah Rai, Kamis (5/3/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Denpasar -

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Benoa, Denpasar Selatan, Kamis (5/3/2026). Hanif didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. TPST Tahura Ngurah Rai memiliki tiga mesin baru yang ditargetkan bisa mengolah 300 ton sampah.

Hanif, Koster, dan Jaya Negara berkoordinasi dengan pengelola TPST Tahura Ngurah Rai terkait pengolahan sampah. Tiga mesin baru itu dua unit berada di TPST Tahura Ngurah Rai 1 dan satu unit lagi di TPST Tahura Ngurah Rai 2. Ditambah dua mesin baru di TPST Kesiman Kertalangu, diperkirakan sebanyak 500 ton sampah di Denpasar akan mampu diolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

General Manager PT Waste to Wealth (penyedia teknologi pengolahan sampah), Aditya Sigit, mengatakan keberadaan tiga mesin itu diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam pengelolaan sampah.

Dia mengungkapkan dua mesin serupa berada di TPST Kesiman Kertalangu. Rata-rata, dalam sehari Denpasar menghasilkan 1.200 ton sampah. Maka, keberadaan lima mesin itu diharapkan bisa mengurangi beban pengolahan sampah di Denpasar.

ADVERTISEMENT

"Jadi di Kota Denpasar ini, akan diadakan pengadaan mesin dengan kapasitas 300 ton per hari di Tahura, di Kertalangu 200 ton per hari. Jadi total sekitar 500 ton," ujar Aditya.

Sejak 2022, dia melanjutkan, di TPST Tahura Ngurah Rai sudah dilakukan pemilihan sampah. TPST ini juga menjadi salah satu lokasi tempat pembuangan sampah di Kota Denpasar ketika TPA Suwung benar-benar ditutup.

Mesin pengolahan sampah baik di TPST Tahura Ngurah Rai dan Kertalangu, akan diolah menjadi produk sampah seperti RDF dan karbon. "Nantinya akan masuk ke PLTU dan pabrik semen, hasil pengolahan tersebut," sambungnya.

Aditya menyebut, bahan yang diolah tersebut nanti menjadi bahan bakar pendamping batubara. Menurutnya, mesin TPST ini memiliki keunggulan. Selain mampu mengolah sampah minimal 100 ton per hari, hasil sampah yang diolah juga dapat menghasilkan produk bernilai.

"Kan sampah dipilah, kemudian menjadikan sesuatu yang lebih bernilai. RDF dan karbon itu, dibeli sekitar Rp 600 ribu per ton. Jadi ada nilai yang bisa didapatkan dari produksi sampah ini," imbuhnya.

Aditya optimistis pengolahan sampah di TPST Tahura Ngurah Rai akan efektif. Jika berhasil, menurutnya TPA Suwung tak masalah ditutup.

Aditya berharap pengelolaan sampah di Denpasar bisa seefektif dan modern apa yang dilakukan Banyumas, Jawa Tengah.

"Ya bertahap, bukan tidak mungkin bisa zero waste. Seperti di Banyumas, pengolahan sampah sudah baik, TPA sudah tidak ada karena disana sudah diolah dengan baik," pungkasnya.

TPST Kesiman Kertalangu Punya Dua Mesin

Mandor atau pengelola TPST Kesiman Kertalangu, I Gusti Ngurah Giri Putra, mengungkapkan ada dua mesin baru yang disediakan Pemkot Denpasar dan dua mesin lama yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan sampah.

"Ada dua tambahan yang disediakan di sini. Biasanya untuk mesin yang lama, itu pengolahan sampahnya bisa sebanyak 15 ton per hari," jelas Ngurah Giri Putra sapaan akrabnya, Kamis (5/3/2026).

Lebih lanjut, Ngurah Giri Putra mengatakan dengan adanya mesin baru ini, sampah yang ada di wilayah Denpasar Timur, perbatasan Denpasar Selatan dan Utara juga bisa dimaksimalkan dengan baik di TPST Kesiman Kertalangu ini.

TPST Kesiman Kertalangu saat ini menyediakan 50 tenaga kerja. Jumlahnya akan bertambah seiring dengan adanya mesin baru. "Sementara ini ada 50 pegawai, 10 dari DLHK dan 40 dari swasta. Kemungkinan nanti akan bertambah lagi," imbuhnya.

"Ya kita mendukung yang terbaik lah, agar permasalahan sampah di Denpasar bisa teratasi dengan baik," pungkasnya.




(hsa/nor)










Hide Ads