detikBali

Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung Mulai April

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sampah Organik Dilarang Masuk TPA Suwung Mulai April


Fabiola Dianira - detikBali

Pemulung di antara gunung sampah di TPA Suwung, Kamis (7/8/2025).
Pemulung di antara gunung sampah di TPA Suwung, Kamis (7/8/2025). Foto: Aryo Mahendro/detikBali
Denpasar -

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa mulai April 2026 TPA Suwung hanya diperbolehkan menerima sampah anorganik atau residu. Sementara itu, sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya.

"Jadi yang organik paling lambat April. Itu hanya boleh yang masuk ke Suwung, hanya anorganik. Yang organik harus selesai di hulu," ujar Hanif saat kunjungan kerjanya ke Pantai Jimbaran, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanif meminta pemerintah kabupaten dan kota segera memperkuat pengolahan sampah dari sumbernya. Termasuk membangun fasilitas komposter, teba modern, maupun sarana lain yang dinilai paling memungkinkan.

"Kami sudah minta kepada Pak Bupati untuk bertindak tegas kepada swakelola, kepada masyarakat yang tidak pilah sampah, sampahnya nggak usah diangkut, nggak boleh masuk Suwung," katanya.

ADVERTISEMENT

Ia juga meminta kepala daerah bertindak tegas terhadap pengelola maupun masyarakat yang tidak memilah sampah. Sampah yang tidak dipilah, kata dia, tidak boleh diangkut maupun dibuang ke TPA Suwung.

"Tidak peduli siapapun, sampahnya wajib pilah mulai sekarang. Tanpa pilah, nanti pada akhir Maret tidak boleh lagi masuk Suwung," tegasnya.

Menurut Hanif, kondisi TPA Suwung saat ini sudah sangat padat dan tingkat pencemarannya cukup berat. Bahkan, penanganannya telah masuk tahap hukum penyidikan.

Ia menambahkan, masuknya sampah organik ke TPA akan menambah beban air lindi dan memperparah pencemaran. Karena itu, pemerintah pusat akan melakukan pengawasan ketat terhadap kebijakan tersebut.

"Benar-benar tidak boleh lagi sampah organik masuk di Suwung karena akan menambah beban air lindi. Itu akan menambah bebannya, sehingga kami akan pantau penuh terus," imbuhnya.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads