detikBali

Pria 22 Tahun di Buleleng Coba Bunuh Diri di Jembatan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria 22 Tahun di Buleleng Coba Bunuh Diri di Jembatan


Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali

Pria berusia 22 tahun diduga mencoba bunuh diri di Jembatan Sangket-Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (27/1/2026) dini hari. (Dok. Polres Buleleng)
Foto: Pria berusia 22 tahun diduga mencoba bunuh diri di Jembatan Sangket-Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (27/1/2026) dini hari. (Dok. Polres Buleleng)
Buleleng -

DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria inisial KB (22) diduga mencoba mengakhiri hidupnya di Jembatan Sangket-Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 01.00 Wita. Percobaan bunuh diri itu dapat digagalkan setelah polisi bergerak cepat ke lokasi.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan personel piket Kepolisian Sektor (Polsek) Sukasada awalnya menerima laporan. Personel langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menerima informasi dini hari. Setibanya di lokasi, petugas menemukan seorang laki-laki berada di pinggir jembatan dan diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri," kata Yohana saat dikonfirmasi detikBali.

ADVERTISEMENT

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif dan humanis dengan menenangkan korban serta mengajaknya berkomunikasi. Namun, KB enggan menyampaikan permasalahan yang dihadapi dan hanya memberikan alamat tempat tinggalnya.

"Upaya pendekatan dilakukan sekitar 40 menit. Karena kondisi korban tidak stabil dan demi mencegah risiko yang lebih besar, petugas mengambil tindakan dengan menjauhkan korban dari lokasi jembatan," jelas Yohana.

Setelah berhasil diamankan, KB dibawa pulang dan diserahkan kepada keluarga. Polisi juga memberikan imbauan agar keluarga meningkatkan pengawasan serta memberikan pendampingan psikologis guna mencegah kejadian serupa terulang.




(hsa/hsa)










Hide Ads