detikBali

Pemkot Denpasar Kembali Gelar Budaya Melepas 2025, Libatkan Ribuan Penari

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Denpasar Kembali Gelar Budaya Melepas 2025, Libatkan Ribuan Penari


Sui Suadnyana, Karsiani Putri - detikBali

Gelar Budaya Melepas Matahari di Denpasar, Bali.
Foto: Gelar Budaya Melepas Matahari di Denpasar, Bali, tahun sebelumnya. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Gelar Budaya Melepas 2025 dan Menyongsong Matahari 2026 kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Kegiatan akan dilaksanakan di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.

Gelar Budaya Melepas 2025 dan Menyongsong Matahari 2026 akan melibatkan ribuan penari Denpasar. Kegiatan akan diawali dengan penampilan tari dari 1.500 hingga 2.000 siswa sanggar tari di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung pukul 16.00 Wita.

"Kemudian, pukul 18.00 Wita lokasinya terpusat di Patung Catur Muka akan ada pementasan inaugurasi dan seremonial bertajuk Melepas Matahari. Kemungkinan ada 250 penari yang terlibat," ucap Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan (Disbud) Denpasar, I Wayan Narta, saat dihubungi, Kamis (4/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelar Budaya Melepas 2025 dan Menyongsong Matahari 2026 juga diisi doa bersama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Denpasar. Kegiatan ini turut disertai dengan pelepasan burung.

ADVERTISEMENT

Kemudian, acara akan dilanjutkan pada pukul 20.00 Wita bertempat di panggung sisi selatan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung. Di sana, akan menampilkan pentas budaya dari Sekaa Gong Calon Duta Denpasar 2026, Sekaa Gong Wanita Calon Duta 2026, dan juga Sekaa Gong Anak-anak Dolanan.

"Paling telat pukul 22.30 wita acara sudah selesai dan kami tidak mengadakan pesta kembang api. Intinya kami (di kegiatan ini) akan menampilkan kesenian Denpasar, termasuk budaya dari luar daerah yang berkontribusi terhadap memperkaya budaya Denpasar," ungkap Narta.

Total anggaran untuk pelaksanaan kegiatan ini sekitar Rp 300 juta. Narta berharap masyarakat dapat menyaksikan dan menikmati suguhan penampilan tradisional dari Denpasar di penghujung tahun.

Selain itu, Narta juga berharap hadirnya Gelar Budaya Melepas 2025 dan Menyongsong Matahari 2026 dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan saat akhir tahun, seperti adanya kebut-kebutan, mabuk hingga menyalakan mercon yang berbahaya.

"Yang jelas, kami ingin Denpasar ini situasinya damai dengan memberikan ruang berkesenian dan masyarakat sebagai penikmatnya," tutur Narta.




(hsa/hsa)










Hide Ads