Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali I Wayan Sunada menjelaskan vaksinasi hewan penular rabies (HPR), anjing, di Pulau Dewata mencapai 70 persen. Vaksin antirabies ini menyasar 600 ribu anjing yang belum terjangkit rabies.
"Anjing yang populasinya 600 ribu ekor di Bali itu, 70 persen sudah kami vaksin. Aman kok sekarang," klaim kata Sunada kepada detikBali, Selasa (15/8/2023).
Sunada menerangkan anjing yang sudah divaksin antirabies merupakan peliharaan warga maupun yang lepas liar. Adapun, anjing yang sudah terjangkit rabies dan tidak dapat diselamatkan, akan langsung dieliminasi atau disuntik mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunada menyebut stok vaksinanti rabies (VAR) mencukupi dengan jumlah 250 ribu dosis. Jumlah tersebut belum seluruhnya karena ada beberapa dosis VAR yang sudah didistribusikan ke sejumlah kabupaten.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Bali menargetkan tidak ada lagi yang meninggal akibat rabies pada 2024. "Kami sudah rakor (rapat koordinasi) dengan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, di 2024 nanti tidak ada lagi yang meninggal karena rabies," ujarnya beberapa waktu lalu.
(gsp/hsa)