Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menyasar enam program percepatan keuangan daerah. Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan salah satunya melalui program inovasi pengelolaan sampah.
Lalu, program kredit usaha rakyat (KUR) yang fokus pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), di mana saat ini terdapat 32 ribu UMKM di Kota Denpasar.
Kemudian, SimPel, yakni program simpanan pelajar yang akan menyasar para siswa sekolah umum dan madrasah, serta program edukasi digital bagi masyarakat oleh Forum Anak Daerah (FAD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Generasi Denpasar Digital (Gen Dental) atau program pemanfaatan digitalisasi bagi kalangan siswa dan Gerakan Bangkit Pasar Digital (Gerbang Padi) yang berfokus pada pasar dibawah naungan Perumda Pasar Sewaka Dharma.
"TPAKD dibentuk sebagai langkah bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Alit Wiradana, Jumat (19/5/2023) malam.
Menurutnya, keberadaan TPAKD menjadi posisi strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar.Karenanya, TPAKD diminta memastikan terwujudnya akses seluas-luasnya bagi masyarakat.
"Termasuk, mencari terobosan atau inovasi dalam membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah," lanjutnya.
Ia juga menjelaskan dalam percepatan keuangan daerah diperlukan pelibatan segala sektor dan aspek di dalamnya.Hal ini dilakukan agar percepatan keuangan daerah berlangsung optimal.
Ia berharap agar program kerja yang dibahas pada Jumat (19/5/2023) dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti.
"Pelibatan segala sektor dan kalangan di masyarakat tentu akan semakin mengoptimalkan upaya percepatan keuangan daerah di Denpasar," tandasnya.
(BIR/iws)