Pecah Kongsi dengan Demokrat Buleleng, Perindo Bali: Perjuangan Tersandera

Politik Lokal

Pecah Kongsi dengan Demokrat Buleleng, Perindo Bali: Perjuangan Tersandera

Nuranda Indrajaya - detikBali
Senin, 27 Feb 2023 12:17 WIB
Ilustrasi Bendera Parpol pemilu
Ilustrasi bendera Perindo (Foto: Lutfhy Syahban/Tim Infografis detikcom)
Buleleng -

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Bali Komang Purnama angkat suara terkait perpecahan fraksi Demokrat-Perindo di Buleleng. Perpecahan tersebut menyeruak setelah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Kabupaten Buleleng menarik kadernya Gusti Made Kusumayasa dari Fraksi Demokrat-Perindo di DPRD Buleleng.

Menurut Purnama, hal tersebut merupakan hal biasa dalam politik. "Jadi sebuah kepentingan masyarakat yang kami perjuangkan tidak bisa disalurkan dan tersandera, kami harus ambil tindakan. Kami harus mengambil tindakan meskipun menimbulkan terlepasnya sebuah kerja sama," ujar Purnama kepada detikBali, Senin (27/2/2023).

Purnama menjelaskan permintaan Perindo untuk keluar dari fraksi sudah disampaikan sejak lama. Ia bahkan sempat bertemu dengan Ketua DPD Demokrat Bali I Made Mudarta pada 22 September 2022.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah saya sampaikan. Pak Mudarta bilang, ya nanti dikomunikasikan. Tapi sekian lama tidak ada itu (respons), akhirnya DPD Perindo Buleleng minta izin (keluar fraksi)," jelasnya.

Purnama sebenarnya menyayangkan retaknya hubungan Perindo dan Demokrat di Buleleng. "Tetapi dalam memperjuangkan masyarakat tidak boleh diabaikan karena itu prioritas utama," katanya.

Setelah memutuskan keluar fraksi Demokrat, Perindo Buleleng dikabarkan siap merapat ke fraksi PDI Perjuangan. Bahkan, Ketua DPD Perindo Buleleng Wayan Suyama sudah mantap merapat ke PDI Perjuangan (PDIP) Buleleng.

"Saya pikir itu pilihan yang bagus, karena di era sekarang ini kan pembangunan infrastruktur dan segala macam sedang galak-galaknya kan. Dan itu kebetulan kepentingan masyarakat cocok di sana. Kami mendukung," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, DPD Partai Perindo Kabupaten Buleleng menarik kadernya yang merupakan anggota DPRD Gusti Made Kusumayasa dari Fraksi Demokrat-Perindo. Fraksi di DPRD Buleleng yang sudah tergabung kurang lebih selama tiga tahun pun terancam bubar.

Ketua DPD Partai Perindo Wayan Suyama mengatakan alasan penarikan satu-satunya kader Perindo di kursi DPRD Buleleng itu karena merasa kecewa terhadap fraksi Demokrat-Perindo. Setelah itu, Suyama memutuskan berkoalisi dengan PDIP Buleleng.

"(Gabung) ke PDIP, karena kan selama ini Partai Perindo Buleleng kan berkoalisi dengan PDIP. (jadi) kami akan lanjutkan koalisi kami ini ke sana, kami akan gabung kembali dengan fraksi PDI Perjuangan," ungkap Suyama, Jumat (24/2/2023).




(iws/hsa)

Hide Ads