Peristiwa Selama 3 Hari Sebelum Kasus Brigadir J Terungkap

tim detikNews - detikBali
Rabu, 19 Okt 2022 15:25 WIB
Ferdy Sambo dan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Foto: Istimewa
Bali -

Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tewas pada Jumat (8/7/2022). Namun tewasnya Brigadir J baru terungkap ke publik pada Senin (11/7/2022). Selama tiga hari sebelum terungkap, apa saja yang terjadi?

Dilansir dari detikNews, kejadian selama tiga hari itu terungkap dalam surat dakwaan Brigjen Hendra Kurniawan. Berikut hal-hal yang terjadi selama tiga hari sebelum kasus Brigadir J terungkap ke publik, sesuai surat dakwaan.

Jumat, 8 Juli 2022

Pukul 17.00 WIB

Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

Pukul 17.22 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan mendapatkan telepon dari Ferdy Sambo untuk datang ke rumahnya. Saat itu Brigjen Hendra Kurniawan sedang berada di kolam pancing Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Pukul 19.15 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan tiba di rumah Ferdy Sambo dan bertanya tujuan dipanggil ke sana. Ferdy Sambo menceritakan Putri Candrawathi mengalami pelecehan seksual, yang berakhir dengan peristiwa tembak-menembak yang menewaskan Brigadir Yosua.

Namun akhirnya terungkap, peristiwa tembak-menembak itu merupakan rekayasa Ferdy Sambo. "Inilah cerita yang direkayasa Ferdy Sambo, lalu disampaikan kepada Hendra Kurniawan," ucap jaksa.

Brigjen Hendra Kurniawan kemudian menemui Benny Ali selaku Karo Provos Propam Polri yang sudah lebih dulu tiba di lokasi. Benny Ali mengaku sudah mendapatkan cerita dari Putri Candrawathi, dan kembali menceritakan ke Brigjen Hendra Kurniawan.

19.30 WIB

Jenazah Brigadir J dibawa ambulans ke Rumah Sakit Kramat Jati.

20.05 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan menuju kantornya dan bertemu Agus Nurpatria. Mereka hendak mengklarifikasi peristiwa tewasnya Brigadir Yosua ke Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

20.45 WIB

Benny Ali mendapat telepon untuk menghadap pimpinan, dan sempat bertemu Ferdy Sambo sebelum menghadap. "Benny Ali menyatakan, 'Saya dipanggil Pimpinan', kemudian dijawab Ferdy Sambo, 'Oh iya, jelaskan saja, nanti saya menghadap juga', kemudian Brigjen Hendra Kurniawan mendampingi Benny Ali bersama menghadap pimpinan," ucap jaksa.

22.00 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan dan Ferdy Sambo menemui Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf di ruang pemeriksaan Biro Provost untuk menyamakan pikiran sesuai skenario yang sudah dibuat.

Baca halaman selanjutnya, kejadian di hari Sabtu 9 Juli 2022...



Simak Video "Video: Hakim yang Vonis Mati Sambo Tak Dipilih Jadi Calon Hakim Agung"

(irb/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork