Beli Velg Motor Pakai Uang Palsu, Pria Lombok Barat Dibekuk

Beli Velg Motor Pakai Uang Palsu, Pria Lombok Barat Dibekuk

Ahmad Viqi - detikBali
Selasa, 27 Sep 2022 17:16 WIB
Rilis Pengedar Uang Palsu
Foto: Pelaku insial MSS mengedarkan uang palsu asal Sekotong Lombok Barat dibekuk, Selasa (27/9/2022). (Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Salah seorang pria inisial MSS (25) asal Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat dibekuk Satreskrim Polresta Mataram. MSS ditangkap lantaran membeli velg motor menggunakan uang palsu pecahan Rp 50 ribu yang dibawa dari Jawa Timur.

"Pelaku ini dapat uang palsu dari rekannya orang Jember, Jawa Timur inisial Y dan S sebanyak 34 lembar pecahan Rp 50 ribu," kata Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Selasa sore (27/9/2022) di Mataram.

Menurut Kadek Adi pelaku dengan sengaja membeli velg motor milik korban FI (32) asal Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat seharga Rp 1,1 juta menggunakan uang palsu tersebut.


Modusnya, pelaku MSS pun sengaja memesan velg motor milik FI via sosial media facebook. Setelah terjadi tawar-menawar dengan korban, pelaku akhirnya melakukan transaksi pada 6 September 2022 pukul 20.38 Wita di Kelurahan Karang Baru Kecamatan Selaparang Kota Mataram.

"Pada saat transaksi pelaku hitung uang palsu itu kemudian diberikan ke korban. Tanpa ada pembicaraan pelaku langsung pergi," kata Kadek.

Setalah korban pulang dan menghitung kembali uang dari MSS tersebut, ternyata uang yang diberikan oleh pelaku terasa beda dengan uang asli.

"Jadi setelah curiga itu uang palsu. Korban melapor dan ke kami. Kemudian kami cek uang itu ternyata memang palsu," kata Kadek.

Menurut keterangan pelaku MSS mengaku bahwa mendapatkan uang palsu pecahan Rp 50 ribu itu dari rekannya dari Kabupaten Jember yang bekerja di Kota Surabaya Jawa Timur. Rekan pelaku ternyata sengaja menggunakan uang palsu itu demi membeli kebutuhan sehari-hari di Jawa Timur.

"Dia sadar dan sudah tahu kalau uang itu memang palsu. Jadi uang itu baru dipakai beli velg motor aluminium warna silver, ukuran 140/70 depan dan ban belakang ukuran 120/78," kata Kadek.

Kini pelaku diamankan di Mapolres Kota Mataram beserta barang bukti berupa dua handphone merk Redmi tipe note 9 dan merk Nokia. Selain itu polisi juga amankan 23 lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

"Pelaku kita ancam pasal 36 ayat (2) dan atau pasal 36 ayat (3) undang undang RI nomor 67 tahun 2011 rentang mata uang dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp 50 miliar," pungkas Kadek.



Simak Video "Penampakan Barbuk dari Penangkapan Sindikat Pengedar Uang Palsu di Badung"
[Gambas:Video 20detik]
(hsa/hsa)