13 Calon PMI Telah Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Bali

13 Calon PMI Telah Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Bali

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Jumat, 23 Sep 2022 17:14 WIB
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).(Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Sebanyak 13 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) telah melaporkan dugaan penipuan oleh PT Mag Diamond ke Polda Bali. Mereka dijanjikan akan diberangkatkan untuk bekerja di bidang spa, perkebunan, dan hospitality di Jepang dan Australia sejak 2019. Namun, pemberangkatan tak kunjung terealisasi meski mereka sudah membayarkan uang puluhan juta rupiah kepada pihak PT Mag Diamond.

"Laporan korban sudah kami tindaklanjuti dan periksa. Ada yang sudah bayar ke PT Rp 22 juta untuk bekerja di bidang spa, Rp 30 juta untuk perkebunan, dan Rp 30-35 juta untuk perhotelan," kata Panit II Unit III Subdit IV Ditreskrimsus Polda Bali Bidang Ketenagakerjaan, AKP Si Ketut Arya Pinatih di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).

Menurutnya, masih ada 337 korban lainnya yang belum melapor karena informasi awal terkait jumlah korban dugaan penipuan tersebut sebanyak 350 orang. "Saran kami bagi korban yang belum lapor segera melaporkan supaya peristiwanya terang," imbuhnya.


Arya menuturkan, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa 5 orang dari PT Mag Diamond. Menurutnya, pihak PT Mag Diamond mengaku batal memberangkatkan calon PMI asal Bali itu pada Agustus 2021 karena ada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PT Mag Diamond juga disebut kembali menjanjikan akan memberangkatkan calon PMI tersebut pada Agustus 2022, namun janji itu tak kunjung terealisasi. Saat diselidiki polisi, ternyata kantor PT Mag Diamond di Kuta dan Denpasar sudah tutup dan tidak beroperasi.

"Kami sudah melakukan penyelidikan di lapangan (kantor PT Mag Diamond), tapi semuanya tutup. Namun, kita melakukan beberapa langkah dengan memanggil mantan-mantan karyawan mereka yang pernah kerja di sana. Ini yang akan menjadi refrensi kita untuk membuat lebih terang dari peristiwa ini," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022). Mereka mengadukan dugaan penipuan terhadap 350 calon PMI yang dijanjikan akan berangkat bekerja ke luar negeri oleh PT Mag Diamond sejak 2019 lalu. Dugaan penipuan itu juga diatensi langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).



Simak Video "Kronologi Penangkapan Pencuri di Jembrana yang Libatkan ODGJ"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)