Ratusan Calon PMI Datangi Disnaker Bali-Adukan Dugaan Penipuan

Ratusan Calon PMI Datangi Disnaker Bali-Adukan Dugaan Penipuan

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Jumat, 23 Sep 2022 16:06 WIB
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).(Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022). Mereka mengadukan dugaan penipuan terhadap 350 calon PMI yang dijanjikan akan berangkat bekerja ke luar negeri oleh PT Mag Diamond sejak 2019.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda menjelaskan, awalnya ada 5 orang calon PMI yang melapor tidak diberangkatkan oleh PT Mag Diamond. Pihaknya pun telah memediasi kedua belah pihak pada 18 April 2022. Hanya saja, PT Mag Diamond disebut tak kunjung mengembalikan uang 5 orang calon PMI sebagaimana telah disepakati saat mediasi.

"Dia (Direktur) berjanji akan mengembalikan uang-uang itu paling lambat tanggal 2 Mei 2022, tetapi tidak ada tindak lanjut dan akhirnya 5 orang ini dibantu LBH mengadu ke Polda Bali," kata Arda.


Arda menambahkan, pada 31 Agustus 2022 jumlah calon PMI yang mengadukan dirinya menjadi korban penipuan bertambah 8 orang, sehingga totalnya menjadi 13 orang. Arda mengatakan, pihaknya juga telah menurunkan petugas untuk datang ke kantor PT Mag Diamond. Hanya saja, tidak ada aktivitas di kantor tersebut.

"Setelah kita kejar dan cari mereka tidak ketemu, lalu nomor HP (PT Mag Diamond) juga tidak bisa dihubungi. PT ini ilegal dan melanggar hukum karena belum ada izin tapi melakukan aktivitas (untuk memberangkatkan PMI)," ucapnya.

Arda menambahkan, ratusan calon PMI tersebut sebelumnya telah diminta untuk mentransfer sejumlah dana. Nominalnya beragam, mulai dari Rp 20 jutaan-Rp 30 jutaan, tergantung posisi yang dituju calon PMI. Mereka dijanjikan akan diberangkatkan dan bekerja di bagian spa, perkebunan, hingga hospitality di beberapa negara seperti Jepang dan Australia.



Simak Video "Heboh Bule Kencing di Motor saat Berhenti di Lampu Merah Denpasar "
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)