Dugaan Penipuan Ratusan Calon PMI Bali Diatensi Kemnaker

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Jumat, 23 Sep 2022 16:31 WIB
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).
Mediasi antara perwakilan calon PMI, pihak Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, hingga tim Polda Bali di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022). (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Dugaan penipuan terhadap ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali oleh PT Mag Diamond diatensi langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Hal itu diungkapkan oleh Pengawas Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Rihat Purba.

Rihat mengaku pihaknya ditugaskan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah untuk menindaklanjuti laporan dugaan penipuan 350 calon PMI di Bali. Menurutnya, informasi dugaan penipuan tersebut diperoleh melalui tokoh perempuan di Bali, Ni Luh Djelantik yang datang ke Jakarta pada Senin (19/9/2022) lalu.

"Ni Luh Djelantik menyampaikan informasi ini kepada Bu Menteri," kata Rihat di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022).


Rihat menyebut pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi PT Mag Diamond. Hanya saja, tidak ditemukan adanya aktivitas di kantor tersebut. Pihaknya juga tengah mendalami sosok Miss Gina, WNA asal Filipina yang disebut-sebut sebagai salah 1 nama pelaku.

"Kami mencari siapa orang yang bertanggung jawab dalam PT dan kami juga mencari alternatif untuk mencari keberadaan Miss Gina. Imigrasi bilang sejak 22 Juli 2022 dia sudah keluar dari wilayah Indonesia," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan calon pekerja migran Indonesia (PMI) mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Jumat (23/9/2022). Mereka mengadukan dugaan penipuan terhadap 350 calon PMI yang dijanjikan akan berangkat bekerja ke luar negeri oleh PT Mag Diamond sejak 2019 lalu.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda menjelaskan, ratusan calon PMI tersebut diminta mentransfer sejumlah dana oleh PT Mag Diamond. Nominalnya beragam, mulai dari Rp 20 jutaan-Rp 30 jutaan, tergantung posisi yang dituju calon PMI. Mereka dijanjikan akan diberangkatkan dan bekerja di bagian spa, perkebunan hingga hospitality di beberapa negara seperti Jepang dan Australia.



Simak Video "Geger Temuan Paus Terdampar di Jembrana"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)