Nasi Tahu Ni Sarti, Cita Rasa Tak Berubah Sejak 1963

Nasi Tahu Ni Sarti, Cita Rasa Tak Berubah Sejak 1963

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Minggu, 04 Sep 2022 12:47 WIB
Pemilik Nasi Tahu Ni Sarti generasi kelima, yakni Ni Wayan Murni ketika tengah menyajikan Nasi Tahu pada Minggu (4/8/2022) di Jalan Lettu Wayan Sutha I, Gianyar, Bali.
Foto: Pemilik Nasi Tahu Ni Sarti generasi kelima, yakni Ni Wayan Murni ketika tengah menyajikan nasi tahu pada Minggu (4/9/2022) di Jalan Lettu Wayan Sutha I, Gianyar, Bali. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Gianyar -

Kuliner Bali yang melegenda tak hanya melulu tentang ayam betutu, babi guling hingga sate lilit, namun ada juga kuliner Nasi Tahu Ni Sarti yang telah ada sejak tahun 1963. Kuliner ini dapat ditemui di Jalan Lettu Wayan Sutha I, Sukawati, Gianyar, Bali.

Uniknya, meski telah bertahun-tahun berjualan, cita rasa Nasi Tahu Ni Sarti tetap dijaga hingga saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh pemilik Nasi Tahu Ni Sarti generasi kelima, yakni Ni Wayan Murni.

"Untuk rasanya tidak ada yang berubah dari dulu karena dari pemasakannya sama sekali tidak ada yang ditambah dan dikurangi supaya tidak merubah rasa," kata wanita kelahiran 26 November 1965 ini.


Setiap harinya, Ia akan mulai memasak dari pukul 03.30 Wita. Teknik memasaknya pun, kata Murni, tak ada yang berubah, khususnya dalam pemasakan nasi yang masih menggunakan kayu bakar.

Sementara itu, adapun dalam satu porsi Nasi Tahu Ni Sarti tersebut terdiri dari nasi putih yang diberikan bawang goreng diatasnya, lalu beberapa potong tahu khas Sukawati, kerupuk tahu, sayur urap dan tiga jenis sambal. Diantaranya sambal matah, sambal ketela, dan sambal tomat.

"Pembeli yang datang ke sini bilangnya rasanya tetap sama dan tidak ada yang berubah. Mereka juga banyak yang suka sama sambal ketela di sini," ungkapnya.

Menurutnya, satu porsi Nasi Tahu tersebut dibanderol dengan harga Rp 15 ribu. Ia mengaku dalam satu harinya sebanyak 50 porsi laku terjual dan ketika sedang ramai-ramainya bisa lebih dari 100 porsi. Selain digemari oleh masyarakat di daerah tersebut, Nasi Tahu tersebut juga banyak dicari oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.



Simak Video "Sambal Bejek Belayu, Kuliner Legendaris dengan Bunga Kecombrang"
[Gambas:Video 20detik]
(hsa/hsa)