Surya Paloh Bertemu Jokowi, Bahas Hal-hal Ini

tim detikNews - detikBali
Jumat, 19 Agu 2022 23:55 WIB
Jokowi dan Surya Paloh di HUT ke-8 Partai NasDem.
Jokowi dan Surya Paloh di HUT ke-8 Partai NasDem. Foto: (Dok Partai NasDem)
Bali -

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (19/8/2022). Berikut ini beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Sekjen NasDem Johnny G Plate mengatakan, pertemuan Surya Paloh dan Jokowi berlangsung selama dua jam. "Mulai pukul 16.00 WIB, Bang Surya ke Istana, ketemu presiden sampai pukul 18.00 WIB kayaknya, dua jam kira-kira," kata Johnny, seperti dikutip dari detikNews.

Dijelaskan Johnny, pertemuan tersebut membahas terkait persoalan kenegaraan. Pertemuan yang biasa dilakukan Partai NasDem sebagai koalisi pemerintah tersebut, mendiskusikan jalannya negara dan sebagai ajang silaturahmi.


"Kan kami koalisi presiden, mendiskusikan kenegaraan. Banyak sekali masalah negara yang selalu harus dibicarakan. Seperti biasa pertemuan antara Bang Surya dengan presiden mendiskusikan jalannya negara, bagaimana jalannya negara supaya tetap kuat di situasi tantangan yang besar. Ini kan (pertemuan) periodik selalu, silaturahmi, dan diskusi masalah kenegaraan," ujarnya.

Tak hanya masalah kenegaraan, pertemuan Surya Paloh dan Jokowi juga membicarakan masalah pemilu. Johnny menyebut, keduanya memastikan situasi politik tetap stabil di tengah tantangan yang terjadi saat ini.

"Kalau soal pemilu, ya termasuk lah dalam diskusi-diskusinya, bagaimana pemilu berjalan dengan baik, kan proses pemilunya sudah jalan. Supaya pemerintahan ini tetap stabil, kan intinya pemerintahan ini harus berjalan dengan aman," ujar Johnny.

"Apalagi kinerja kabinet kan bagus di tengah situasi tantangan, itu kan harus tetap terjaga, pemerintahan stabil itu kalau situasi politiknya juga stabil," lanjutnya.

Johnny menegaskan pertemuan Surya Paloh dan Jokowi tidak membahas reshuffle. NasDem sebutnya, percaya penuh kepada presiden terkait keputusan tersebut.

"Itu kalo NasDem jelas pasti sepenuhnya kewenangan presiden, itu bukan cuma normatif tapi empiris politik, empiris politiknya NasDem mendukung penuh Pak Jokowi soal kabinet dari tahun 2014. Termasuk sekarang ini Pak Presiden harus ambil keputusan karena emang kosong jabatan Menpan-RB yang saat ini diisi ad interim," ujarnya.

Ia pun meyakini Jokowi akan memiliki kandidat terbaik untuk menggantikan Menpan-RB sebelumnya. "Pak Tjahjo itu kan tokoh mantan Sekjen PDIP, kita tahu sebagai tokoh PDIP senior, pernah jadi Mendagri, Pak Presiden pasti tahu yang tepat untuk mengganti beliau," ujarnya.



Simak Video "Rakernas NasDem Akan Sodorkan 3 Nama Capres ke Surya Paloh"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)