Jokowi Bicara soal Jagoan Capres di Pemilu 2024

Tim detikNews - detikBali
Jumat, 19 Agu 2022 06:09 WIB
Jokowi Eksklusif CNBC
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Dok CNBC Indonesia)
Bali -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Ia menyebut ada banyak jagoan yang akan diusung oleh partai politik untuk selanjutnya dipilih rakyat.

"Jagoan kan banyak, tetapi apapun yang memilih rakyat, yang menentukan," kata Jokowi dalam Program Special CNBC Indonesia Economic Update, Kamis (18/8/2022) dikutip dari detikNews.

"Yang bisa menyajikan kandidat itu adalah partai politik atau gabungan parpol, itu yang harus kita ingat, kemudian yang menentukan yang memilih itu adalah rakyat," sambungnya.


Namun demikian, Jokowi mengingatkan agar tidak ada fanatisme yang berlebihan terhadap kandidat capres. Dia pun berpesan agar kandidat capres mendatang bekerja ekstra keras lantaran tantangan juga semakin berat dan sulit.

"Yang ingin saya sampaikan jangan sampai ada fanatisme yang berlebihan, kemudian jangan anarkis, selalu saya ingatkan pentingnya kerukunan, pentingnya persatuan, dan yang jelas presiden ke depan harus bekerja keras karena tantangan tantangan dunia yang kita hadapi semakin tidak ringan, smeakin berat, semakin sulit," ujar dia.

Selain bicara soal capres jagoan, Presiden Jokowi juga menyinggung nasib para menterinya yang hendak maju sebagai capres atau cawapres di Pemilu 2024. Terkait itu, Jokowi menyebut akan mengikuti aturan yang berlaku.

Dilansir dari detikNews, Jokowi mengatakan akan meminta menteri yang hendak nyapres untuk mundur jika berdasarkan aturan memang harus mundur. Namun, dia juga tidak mempersoalkan menteri yang nyapres tetap bekerja jika aturannya tidak mewajibkan untuk mundur.

"Kalau aturan memang harus mundur ya mundur, kalau aturan tidak, ya asal bekerja sesuai dengan tugas yang kita berikan saya kira juga nggak ada masalah," ucap Jokowi.
Jokowi kemudian berpesan terhadap para menterinya yang memang mau maju di Pemilu 2024. Dia pun meminta agar para menterinya tetap bekerja untuk rakyat.

"Ya kekhawatiran itu wajar, wajar-wajar saja, tapi menteri yang telah dilantik itu kita sudah janjian di awal bahwa mereka harus bekerja keras, harus mengutamakan rakyat, mengutamakan tugas-tugas negara, tapi kalau memang ada yang masuk ke, ingin masuk ke politik, dan ingin jadi kandidat di 2024 saya juga tidak melarang, karena apapun ini adalah demokrasi, tetapi jangan sampai tinggalkan tugas tugas utama untuk rakyat, untuk negara," ujarnya.

Seperti diketahui, sejumlah Menteri Jokowi memang dikabarkan akan maju sebagai kandidat capres di 2024. Salah satu yang sudah pasti maju adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang beberapa hari lalu menyatakan akan maju kembali di Pilpres 2024 saat rapimnas Gerindra. Selain Prabowo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga disebut berencana untuk maju sebagai capres lewat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).



Simak Video "Jokowi: Belum Tentu Elektabilitas Tinggi Diajukan Parpol Maju Nyapres"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)