Aneka Kecaman ke Senator Aussie yang Hina Bali 'Banyak Kotoran Sapi'

Tim detikBali - detikBali
Senin, 08 Agu 2022 11:47 WIB
Senator Australia, Pauline Hanson
Senator Australia, Pauline Hanson. Foto: istimewa
Denpasar -

Senator Australia Pauline Hanson mendapat kecaman dari berbagai pihak usai video pidatonya yang menghina Bali penuh kotoran sapi bertebaran di jalan viral. Kecaman itu datang karena tudingan yang disampaikan Pauline Hanson dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sebelumnya, Pauline Hanson mengungkapkan kekhawatirannya jika WN Australia rawan membawa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sepulang dari Bali karena menginjak kotoran sapi.

Berikut kecaman ke Senator Australia Pauline Hanson.


Wagub Bali Cok Ace Sebut Senator Australia Berlebihan

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace geram dengan pidato Senator Australia Pauline Hanson. Cok Ace menyebut apa yang disampaikan dalam pidato tersebut tidaklah berdasarkan fakta di lapangan.

"Itu kelihatannya terlalu berlebihan atau tendensius sekali. Artinya apa yang disampaikan sama sekali tidak ada dan tidak seperti itu. Masyarakat kita, jangankan di kota, di desa dan di gunung pun ketika mereka memelihara sapi itu ditempatkan di kandang dan diikat. Tidak ada sama sekali sapi yang dilepasliarkan," kata Cok Ace ketika ditemui pada Minggu (7/8/2022) di Kantor Gubernur Bali.

Cok Ace berpendapat bahwa Senator Australia itu tidak pernah berkunjung ke Bali. Sebab disebutkan dalam pidatonya bahwa Bali sebagai suatu negara.

"Jadi, apa yang disampaikan Senator itu saya pikir jangan-jangan mereka tidak pernah ke Bali atau mungkin daerah lain yang dilihat seperti itu. Buktinya Bali disebut suatu negara, ini berarti kan mereka sangat tidak tahu tentang kondisi Bali. Jadi, kami sayangkan statement tersebut," ucapnya.

Sandiaga Minta Pauline Hanson Jangan Pernah Hina Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Sandiaga Uno membantah tudingan Senator Australia Pauline Hanson. Sandiaga menegaskan tudingan itu tidak sesuai fakta.

"Apa yang disampaikan seorang senator Australia @senatorpaulinehanson ini tidak berdasar pada fakta. Secara tegas dan lugas saya sampaikan untuk jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisatanya Indonesia," tulis Sandi di akun Instagram @sandiuno.

"Bali kini sudah bangkit dan lapangan kerja sudah kembali tercipta. Jangan ganggu ketenangan, apalagi kepulihan ekonomi kami dengan ucapan yang tidak benar," kata Sandi.

Sandiaga juga mengunggah video seorang warga negara Australia yang mempertanyakan pernyataan Senator Australia itu.

"Saya ingin berterima kasih kepada Mr. Damian Hoo (@hoointheworld) seorang warga negara Australia yang langsung mematahkan statement Senator tersebut," kata Sandiaga.

Sejumlah netizen juga ikut mengomentari unggahan video di akun Pauline. Salah satunya akun @wenzrawk yang menulis, "go to sleep grandma, you're drunk."

"Mungkin beliau pingin diendorse ke Bali, Pak. Diajak field trip gitu," ujar salah satu netizen.



Kemenlu RI Sebut Senator Australia Cuma Imajinasi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Teuku Faizasyah ikut buka suara soal Senator Australia Pauline Hanson hina Bali. Faizasyah menilai Pauline Hanson hanya berpikiran sempit.

"Tidak berguna sebenarnya menanggapi seorang Hanson yang berpikiran sempit," kata Teuku Faizasyah kepada wartawan, Minggu (7/8/2022), dikutip dari detikNews.

Faizasyah lantas ragu apakah Hanson pernah berkunjung ke Bali atau tidak. Menurutnya, pernyataan Hanson hanya berdasarkan imajinasinya sendiri tentang Bali.

"Pertanyaannya apakah yang bersangkutan pernah ke Bali? Jangan-jangan yang bersangkutan hanya hidup di dunia imajinasinya sendiri," tegasnya.



Simak Video "Momen Senator Australia Sebut Ratu Elizabeth II Penjajah saat Sumpah Jabatan"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)