Penumpang Internasional di Ngurah Rai Bali Meningkat, Tertinggi Juni

Tim detikBali - detikBali
Senin, 18 Jul 2022 10:35 WIB
Maskapai Philippines AirAsia terbang dari Manila dan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (18/7/2022).
Maskapai Philippines AirAsia terbang dari Manila dan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (18/7/2022). (Foto: Istimewa/Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali)
Denpasar -

Semester pertama tahun 2022, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani sebanyak 752.270 penumpang internasional. Periode terbanyak dalam enam bulan terakhir dapat diamati pada periode Juni dengan total 365.465 penumpang. Berikutnya disusul Mei dengan catatan 237.710 penumpang dan April sebanyak 114.685 penumpang. Data tersebut menunjukkan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai terus meningkat.

"Artinya, perlahan penumpang internasional terus meningkat. Hal ini juga didukung oleh seluruh entitas di Bandara Ngurah Rai Bali yang menjalankan regulasi pemerintah dimasa pandemi Covid-19," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Senin (18/7/2022).

Hendy menjelaskan, rute penerbangan internasional di Bandara Rai Bali juga terus bertambah. Terbaru, Philippines AirAsia melakukan penerbangan perdana dengan rute Manila - Denpasar - Manila, Minggu (17/7/2022).


Penerbangan perdana Philippines AirAsia tersebut menggunakan pesawat Airbus A320-216 dengan registrasi RP-C8963. Sebanyak 139 penumpang dari Manila mendarat mulus di Bandara Ngurah Rai pada pukul 23.15 Wita dan disambut ceremonial water salute. Sesuai jadwal, pesawat tersebut kembali menuju Manila pukul 00.23 Wita dengan membawa sebanyak 90 penumpang.

"Hal ini menjadi awal yang baik untuk Philippines AirAsia. Dari data penerbangan rute Manila yang dilayani di Bandara Ngurah Rai, saat ini ada sebanyak 2 maskapai sebelumnya yang telah beroperasi reguler yaitu Cebu Pacifik dan Philippine Airlines," kata Hendy.

Ia menambahkan, Philippines AirAsia akan terbang secara reguler setiap Jumat dan Minggu. Saat ini, penerbangan internasional reguler yang dilayani Bandara Ngurah Rai berjumlah 22 maskapai dan 12 negara yang terbagi menjadi 20 rute.

"Bertambahnya kembali penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai menjadi komitmen kami untuk terus memberikan layanan sesuai harapan pengguna jasa," imbuh Handy.

Hendy mengimbau para pelaku perjalanan transportasi udara agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Penumpang pesawat juga perlu memastikan dokumen sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

"Untuk maskapai lainnya kami membuka kesempatan, agar dapat mengembangkan rute strategisnya, baik dari maupun menuju Pulau Bali. sehingga sektor aviasi maupun pariwisata yang sudah mulai pulih dapat kembali seperti sediakala," pungkasnya.



Simak Video "Lokasi Bandara Ngurah Rai Rawan Bencana, Ini Langkah Mitigasi BMKG"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)