Harga Pakan Babi di Karangasem Melonjak, Peternak Siasati Kasi Dag-dag

Selamat Juniasa - detikBali
Selasa, 10 Mei 2022 12:12 WIB
Babi milik peternak di Dusun Abang Kelod, Desa dan Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem
babi milik peternak di Dusun Abang Kelod, Desa dan Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. (Foto: Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Sebagian besar peternak babi yang ada di Kabupaten Karangasem mengeluh.

Hal tersebut dikarenakan sejak beberapa hari terakhir harga pakan babi mengalami peningkatan harga yang cukup signifikan.

Dimana sebelumnya harga pakan babi jenis poral yang isinya 40 kg harganya Rp 175 ribu, namun sejak beberapa hari terakhir harganya melonjak cukup tajam menjadi Rp 205 ribu.


Peningkatan harga yang bisa dibilang cukup signifikan tersebut membuat para peternak babi yang ada di Karangasem mengeluh. Apalagi saat ini harga jual daging babi di pasaran mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 40.000-42.000/kg kini menjadi Rp 35.000/kg.

Ni Ketut Putu, salah seorang peternak babi asal Dusun Abang Kelod, Desa dan Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem mengatakan mahalnya harga pakan babi membuat pihaknya sedikit kebingungan karena biasanya peningkatan harga hanya berkisar antara Rp 3.000-5.000 saja.

"Biasanya hanya meningkat sedikit, ini tumben meningkat sampai Rp 30.000 untuk pakan babi jenis polar yang isinya 40 kg," kata Ketut Putu, Selasa (10/5/2022).

Hal senada juga dikatakan peternak babi lainnya Ni Wayan Wati, ia juga mengaku kaget dengan harga pakan ternak saat ini, dengan meningkatnya harga pakan babi tersebut pihaknya kini lebih banyak mencampur dengan dag-dag atau daun ketela rambat dan daun keladi.

"Sebenarnya pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan babi karena bisa lebih cepat besar, tapi sekarang dengan mahalnya harga pakan tentu pertumbuhan babi akan menjadi lambat," kata Wati.

Wati dan juga peternak babi lainnya mengaku tidak tahu secara pasti apa yang membuat harga pakan babi mengalami peningkatan padahal harga daging babi di pasaran mengalami penurunan.

Ia juga berharap supaya harga pakan babi secepatnya dapat kembali normal seperti sebelumnya, karena jika terus mahal tentu akan merugikan para peternak.



Simak Video "Tanaman Keladi Tikus, Dipercaya Memiliki Khasiat untuk Mengobati Kanker, Pontianak"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)