Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Senin (17/8/2026).
Upacara yang dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster berlangsung khidmat sejak awal hingga bendera Sang Saka Merah Putih dikibarkan.
Di tengah berlangsungnya upacara, masyarakat tampak antusias menyaksikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Tak hanya masyarakat lokal, turis asing juga tampak menyaksikan dan mengikuti setiap prosesi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keiran (31), turis asal Inggris, mengaku baru pertama kali menonton upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.
"Saya hanya ingin merasakan pengalaman, anda tahu seperti saya berada di negara lain jadi ingin merasakan apa yang mereka lakukan dan menghadiri hal-hal yang terjadi di negara mereka," ujar Keiran ditemui di lokasi.
Dia mengaku senang bisa menyaksikan langsung dan merasakan kebahagiaan yang sama dengan masyarakat Indonesia.
"Meskipun saya bukan orang Indonesia, ada sedikit rasa bangga seperti semua orang di sini anda bisa merasakan bahwa semua orang sangat menyukai negara mereka yang merupakan sebuah kebanggaan," jelasnya.
Sementara itu, Koster menilai kehadiran turis asing dalam upacara HUT RI merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari Bali sebagai daerah pariwisata. Terlebih, konsulat jenderal negara-negara sahabat juga diundang.
Momen HUT RI dimanfaatkan Koster untuk mengingatkan seluruh masyarakat, terutama generasi muda, terhadap jasa para pahlawan nasional.
"Generasi muda harus selalu ingat jasa perjuangan para pahlawan kita, jas merah," tuturnya.
Ke depan, Koster berharap Indonesia terus maju dan khususnya di Bali, permasalahan-permasalahan dapat teratasi dengan baik.
"Kemiskinan, pengangguran, untuk di Bali itu dari sisi angka paling rendah di Indonesia. Namun demikian tetapi kita harus upayakan supaya angka kemiskinan dan pengangguran itu mencapai angka yang serendah-rendahnya," tandas Koster.