
Tak Jera Dihukum Habisi 9 Nyawa, Lagi-lagi Dukun Iskandar Tebar Racun
Pasangan suami istri ditemukan tewas di atas tumpukan pecahan batu di Pemalang. Keduanya ternyata tewas diracun oleh pelaku bernama Iskandar (63).
Pasangan suami istri ditemukan tewas di atas tumpukan pecahan batu di Pemalang. Keduanya ternyata tewas diracun oleh pelaku bernama Iskandar (63).
Pernikahan di Pemalang viral karena beri souvenir sayuran segar, bukan pernak-pernik. Tamu bebas pilih 3 jenis sayur. Unik, bermanfaat, dan ramah lingkungan.
Iskandar berdalih ada ritual terakhir untuk pasutri MR (37) dan NAT (34) agar penggandaan uangnya terwujud. Namun, pasutri itu berujung tewas di tumpukan batu.
Pria warga Tegal, Iskandar (63), dijerat kasus pembunuhan pasutri di Pemalang dengan racun apotas. Pelaku beraksi dengan modus dukun pengganda uang.
Iskandar, pelaku pembunuhan pasutri di Pemalang ditangkap polisi. Awalnya Iskandar menggunakan modus menjanjikan menggandakan uang.
Pasangan suami istri (pasutri) MR (37) dan NAT (34) di Pemalang tewas dibunuh oleh Iskandar (63). Sekitar 20 tahun lalu, pelaku juga membunuh sembilan orang.
Iskandar (63), dukun modus pengganda uang yang membunuh pasutri di Pemalang dengan memberi minuman beracun, ternyata pernah beraksi serupa pada 2004 di Tegal.
Dukun pengganda uang yang membunuh pasutri di Pemalang dengan minuman bercampur racun, Iskandar (63), ternyata pernah dihukum 20 tahun gegara aksi serupa.
Pasutri asal Pemalang tewas di atas tumpukan batu di Kalirambut, Warungpring, Pemalang, Minggu (10/8/2025). Ternyata keduanya diracun dukun pengganda uang.
Pasangan suami istri (pasutri) MR (37) dan NAT (34) yang ditemukan tewas di atas tumpukan pecahan batu di Pemalang ternyata korban pembunuhan. Ini 5 faktanya.