Anak Perempuan Tewas Tertimbun Longsor di Jojogan Pemalang, Ibunya Luka

Anak Perempuan Tewas Tertimbun Longsor di Jojogan Pemalang, Ibunya Luka

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 06 Feb 2026 20:39 WIB
Anak Perempuan Tewas Tertimbun Longsor di Jojogan Pemalang, Ibunya Luka
Lokasi longsor tewaskan anak perempuan di Pemalang, Jumat (6/2/2025). Foto: Dok Polres Pemalang
Pemalang -

Ibu dan anak warga Dusun Kalitengah, Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, tertimbun tanah longsor saat berada di dalam rumahnya. Satu anak dikabarkan meninggal dunia, sedangkan ibunya luka berat. Korban telah dievakuasi ke Puskesmas Watukumpul.

Pada detikJateng, Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, mengungkapkan rumah korban tertimpa longsor dari tebing di belakang rumahnya.

"Ada dua korbannya. Satu anak dinyatakan meninggal dan seorang ibu mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke puskesmas," kata Rendy saat dihubungi detikJateng, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu anak dinyatakan meninggal atas nama Kiki Puji Yuliani (9), perempuan, jenazah di evakuasi ke rumah Kades Jojogan. Satu korban mengalami luka-luka yakni Yuli Yati (35) saat ini masih dalam penanganan medis di Puskesmas Watukumpul.

Lebih lanjut, Rendy mengungkapkan, peristiwa tanah longsor yang terjadi di RT 04 RW, Dusun Kalitengah, Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, terjadi ada Jumat Sore (06/02), sekitar pukul 16.40 WIB.

ADVERTISEMENT

Satu rumah yang belakangnya cukup dekat dengan tebing, terkena material longsoran. Longsor dipicu akibat intensitas hujan yang tinggi.

"Sebelum kejadian tanah longsor, memang dari keterangan warga, intensitas hujan cukup tinggi di lokasi kejadian. Sekitar pukul 16.40 WIB, kemudian terjadi bencana tanah longsor yang mengenai salah satu rumah warga," Jelas Rendy.

Longsoran tebing menimpa rumah warga yang di dalamnya terdapat ibu dan anak tersebut.

Proses evakuasi pun berjalan dramatis, mengingat cuaca saat itu masih diguyur hujan dan berpotensi terjadi longsoran susulan.

"Kita menerima informasi ini, langsung ke lokasi kejadian. Bersama tim gabungan melakukan evakuasi dengan hati-hati," ucapnya.

Keduanya kemudian berhasil dievakuasi, Namun nahas, anak berumur 9 tahun tidak tertolong, akibat luka yang dialaminya. Sedangkan ibunya mengalami luka-luka.

Usai evakuasi para korban, tim gabungan Polri, TNI, pihak kecamatan dan pihak desa, serta tim relawan dan warga bergotong royong langsung membersihkan material longsor yang berada di jalanan, agar akses jalan bisa dilalui.

Rendy menghimbau pada warga untuk senantiasa waspada di kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads