Dukuh ini terasing dari wilayah administratifnya. Masuk wilayah Tuban tapi lokasi geografis dukuh ini berada di wilayah Bojonegoro, dipisahkan Bengawan Solo.
Maraknya kasus kekerasan hingga perundungan bullying, Pak Bhabin Bojonegoro blusukan ke sekolah. Para petugas memberikan bimbingan-penyuluhan kepada siswa-siswi
Pemisahan Dukuh Pencol yang terpencil dari Tuban terjadi pada 1963, di era Gestapu. Aliran Bengawan Solo yang deras menyebabkan abrasi yang membelah dukuh ini.
Warga Dukuh Pencol Tuban yang terpencil memilih menyekolahkan anak mereka di Bojonegoro. Mereka cuma bisa mendengar saat ada bantuan atau beasiswa dari Pemkab.
Sebanyak 9 orang pelaku yang menyebabkan tewasnya pemuda Bojonegoro ditemukan di dalam selokan dekat jembatan telah diringkus. Mereka ditetapkan tersangka.