detikBaliSenin, 25 Mei 2026 07:30 WIB
Ini Beragam Risiko Penyakit Akibat Konsumsi Daging Berlebih
Simak beragam risiko penyakit akibat mengonsumsi daging berlebih hingga tips menetralkan perut setelah makan daging.
detikBaliSenin, 25 Mei 2026 07:30 WIB
Simak beragam risiko penyakit akibat mengonsumsi daging berlebih hingga tips menetralkan perut setelah makan daging.
detikFoodMinggu, 19 Apr 2026 06:00 WIB
Tanpa disadari, makanan dan minuman sehari-hari bisa memicu hormon stres kortisol naik. Ada 8 makanan ini yang jika dikonsumsi berlebihan, bisa memicu stres.
detikHealthMinggu, 29 Mar 2026 16:06 WIB
Selama Lebaran, makanan khas yang dikonsumsi sangat beragam terutama yang berlemak. Dokter mewanti-wanti munculnya penyakit yang berkaitan dengan empedu.
detikFoodMinggu, 22 Mar 2026 06:00 WIB
Banyak orang kalap menyantap makanan berlemak saat lebaran. Agar pencernaan kembali netral, pulihkan dengan tips sederhana inni.
detikSumbagselSabtu, 21 Mar 2026 14:30 WIB
Selamat Idulfitri! Ahli gizi mengingatkan pentingnya pola makan sehat saat Lebaran. Kurangi santan, pilih metode memasak sehat, dan imbangi dengan sayur.
detikSumutSelasa, 17 Mar 2026 19:40 WIB
Jelang Idul Fitri, dr. Siti Masliana ingatkan bahaya makanan iritatif seperti gorengan dan pedas yang dapat menyebabkan radang tenggorokan. Jaga asupan!
detikHealthSabtu, 20 Des 2025 19:24 WIB
Viral di media sosial bahwa minum air es usai makan makanan berlemak membuat tubuh lebih gampang untuk 'melebar'. Dokter gizi coba menjelaskan faktanya.
detikKalimantanKamis, 27 Nov 2025 15:30 WIB
Kentut adalah proses alami, namun beberapa makanan seperti kacang hingga makanan UPF dapat memicu gas berlebih. Berikut daftar makanan yang bikin sering kentut.
detikFoodRabu, 19 Nov 2025 15:30 WIB
Kentut atau buang angin sebenarnya merupakan proses alami tubuh, tapi beberapa jenis makanan dapat membuat frekuensinya meningkat dan aromanya lebih menyengat.
detikHealthSenin, 03 Nov 2025 14:34 WIB
Sumbatan usus adalah kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat. Pola makan tinggi lemak dan rendah serat dapat memicu risiko ini. Waspadai gejalanya.