Pemkot Pekanbaru Terima 6 Ribu Masker, Bakal Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Riau

Pemkot Pekanbaru Terima 6 Ribu Masker, Bakal Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Raja Adil Siregar - detikSumut
Senin, 12 Okt 2026 19:03 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru saat menerima bantuan 6 ribu masker untuk masyarakat (Dok Diskomimfotik Pekanbaru)
Foto: Wakil Wali Kota Pekanbaru saat menerima bantuan 6 ribu masker untuk masyarakat (Dok Diskomimfotik Pekanbaru)
Pekanbaru -

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menerima bantuan 6 ribu masker dari BPJS Kesehatan. Ribuan masker akan dibagikan kepada masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang masih fluktuatif.

"Saya harap bantuan ini dapat membantu melindungi warga dari dampak buruk pencemaran udara, terutama ketika kadar PM2,5 (partikel halus di udara) kembali meningkat. Kondisi kualitas udara masih mengalami perubahan," kata Markarius, Senin (12/10/2026).

Markarius menilai kualitas udara berubah-ubah. Tetapi pada waktu tertentu, kualitas udara kembali memburuk dan warga pun diminta tetap waspada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi udara masih fluktuatif. Kadang-kadang bersih, tetapi PM2,5 kembali meningkat. Karena itu, kita perlu tetap waspada," ujar Markarius.

Warga diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kualitas udara memburuk. Langkah tersebut penting sebagai upaya melindungi kesehatan dari paparan polusi udara.

ADVERTISEMENT

Pemko Pekanbaru juga menyediakan masker secara gratis bagi warga yang membutuhkan. Warga dapat memperolehnya melalui puskesmas maupun sejumlah pusat pelayanan di lingkungan Pemko Pekanbaru.

"Bagi warga yang membutuhkan, silakan datang ke puskesmas. Masker akan kami bagikan secara gratis di sana, termasuk di pusat-pusat pelayanan dan kantor-kantor pemko," tutupnya.

Sebelumnya, BPBD Pekanbaru juga telah membagikan ribuan masker. Langkah ini diambil karena kualitas udara di ibu kota Provinsi Riau sempat berada di kategori 'Berbahaya'.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads