Cristiano Ronaldo dikabarkan memberikan ultimatum kepada timnas Portugal. Penyerang berusia 41 tahun itu disebut tidak akan kembali memperkuat Portugal selama tim masih ditangani Jorge Jesus.
Kabar tersebut disampaikan ESPN dengan mengutip sejumlah sumber. Ronaldo disebut merasa kecewa terhadap keputusan dan sikap Jesus sebagai pelatih.
Ronaldo sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan terkait keputusannya meninggalkan pemusatan latihan Portugal di tengah jeda internasional. Kapten Portugal itu mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Jesus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan panjang yang disampaikannya, Ronaldo mengaku telah dua kali merasa dibohongi oleh sang pelatih. Kejadian pertama terjadi ketika dirinya tidak dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia di Oslo, meski sebelumnya dijanjikan mendapat kesempatan bermain selama 30 menit.
Ronaldo kemudian menuding Jesus kembali tidak menepati perkataannya. Sang pelatih disebut berjanji akan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers menjelang pertandingan berikutnya menghadapi Denmark.
Ronaldo juga mengatakan Jesus telah melanggar sejumlah kesepakatan yang sebelumnya mereka bicarakan secara personal setelah dirinya tidak diturunkan saat menghadapi Norwegia.
Setelah tidak dimainkan dalam laga melawan Norwegia pada 27 September lalu, Ronaldo memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Ia kemudian tidak ambil bagian ketika Portugal meraih kemenangan 4-1 atas Denmark dan menang 2-1 atas Norwegia pada pertandingan terakhir.
Ronaldo selanjutnya langsung kembali ke Madrid. Kini, pemilik lima penghargaan Ballon d'Or tersebut telah bergabung kembali dengan klubnya, Al Nassr, di Arab Saudi.
Dengan situasi tersebut, hubungan Ronaldo dan Jesus menjadi sorotan. Jika kabar ultimatum itu benar, masa depan Ronaldo bersama timnas Portugal akan bergantung pada keberadaan Jesus di kursi pelatih.
