Cesc Fabregas semakin menarik perhatian sejumlah klub papan atas Eropa. Meski kontraknya bersama Como masih panjang, CEO Como Mirwan Suwarso memastikan klub tidak akan menghalangi jika sang pelatih memilih meninggalkan klub.
Melansir detikSport, nama Fabregas kini disebut sebagai salah satu calon pelatih top Eropa di masa depan setelah sukses membawa Como berkembang pesat. Sejak dipercaya menangani tim utama pada musim panas 2024, Fabregas berhasil membawa I Lariani bertahan di Serie A setelah mengakhiri musim di posisi ke-10.
Prestasi Como semakin meningkat pada musim 2025/2026. Fabregas mengantarkan tim finis di peringkat keempat sekaligus mencetak sejarah dengan membawa Como lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Como juga mengawali kompetisi Serie A musim ini dengan cukup baik. Dari lima pertandingan, mereka meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan sekali kalah. Salah satu kemenangan tersebut diraih atas Napoli dengan skor 2-1. Hasil itu membuat Como berada di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 10 poin, hanya terpaut tiga angka dari Inter Milan dan AS Roma yang berada di posisi teratas dengan 13 poin.
Performa Fabregas bersama Como turut membuat sejumlah mantan klubnya saat masih aktif sebagai pemain dikabarkan tertarik. Arsenal, Chelsea, Barcelona hingga Real Madrid disebut-sebut memantau perkembangan pelatih asal Spanyol tersebut.
Sebelumnya juga muncul kabar mengenai adanya klausul dalam kontrak Fabregas yang memungkinkan dirinya kembali ke Barcelona, Chelsea, atau Arsenal dengan nilai kompensasi yang sangat kecil.
Fabregas sendiri masih terikat kontrak dengan Como 1907 hingga musim panas 2028. Namun, Mirwan Suwarso menegaskan bahwa klub tidak akan mempersulit langkah Fabregas jika suatu saat dirinya ingin pergi, bahkan bila keputusan tersebut diambil dalam waktu dekat.
"Dia tidak butuh sebuah klausul untuk pergi ke mana pun yang dia mau," ucap Mirwan kepada sebuah acara bincang-bincang dengan Piers Morgan.
"Di dalam bisnis seperti ini, dia itu seorang teman lebih dari apa pun yang lain. Dia bisa pergi ke mana pun dia mau, kapan pun dia mau. Saya bahkan bisa bilang, seandainya besok dia menghubungi saya dan bilang, 'Hei, saya ingin pergi ke Leverkusen'. Saya akan bilang, jika itu adalah sesuatu yang kamu ingin lakukan, maka pergilah."
Mirwan bahkan menegaskan dirinya tidak mengharapkan kompensasi apabila Fabregas nantinya memutuskan untuk meninggalkan Como.
"Saya tidak memerlukan kompensasi apapun," ungkap Mirwan berbicara tentang masa depan Fabregas.
(afb/afb)
