Limbah botol plastik yang selama ini identik dengan sampah ternyata tengah dikembangkan menjadi bahan untuk membuat makanan. Para ilmuwan di Amerika Serikat menciptakan teknologi yang memungkinkan limbah plastik diolah menjadi cookies yang dapat dikonsumsi.
Selama ini, botol plastik bekas umumnya dibuang ke tempat sampah atau diproses kembali menjadi berbagai produk baru. Namun, tim peneliti dari Southern Illinois University Carbondale mencoba pendekatan berbeda dengan mengubah limbah tersebut menjadi bahan pangan.
Dilansir detikFood dari Dexerto, Jumat (4/9/2026), para peneliti mengembangkan makanan berbentuk cookies dengan memanfaatkan material yang berasal dari limbah plastik. Inovasi ini merupakan bagian dari penelitian untuk meningkatkan nilai guna sampah plastik sehingga dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pembuatannya pun tidak dilakukan dengan cara sederhana seperti menghancurkan botol plastik lalu mencampurkannya ke dalam adonan cookies. Menurut laporan American Chemical Society (ACS), para ilmuwan memanfaatkan mikroba untuk memproses limbah plastik hingga dapat diubah menjadi bahan yang berpotensi digunakan sebagai pangan.
Dalam penelitian tersebut, jenis plastik yang digunakan adalah polyethylene terephthalate (PET). Material ini banyak ditemukan pada botol plastik. Melalui sejumlah reaksi kimia, PET diproses hingga menghasilkan material yang memiliki karakteristik menyerupai protein.
Para peneliti juga menggabungkan limbah dari tanaman jagung, termasuk batang dan daun, serta biomassa lainnya. Material tersebut selanjutnya diberikan kepada ragi yang telah direkayasa untuk menjalankan tahapan pengolahan berikutnya.
Setelah melalui berbagai proses, bahan yang dihasilkan kemudian dicetak menggunakan printer 3D. Produk tersebut diberi nama µBites dan dibuat dalam bentuk yang menyerupai cookies.
"Kami mencoba mengembangkan teknologi untuk meningkatkan nilai guna plastik agar menjadi produk yang lebih bernilai. Kami berpikir, mengapa tidak fokus membuat makanan? Sebab, plastik adalah karbon dan makanan juga karbon," ujar Associate Professor Lahiru Jayakody.
Meski konsepnya terdengar tidak lazim, para peneliti menyatakan µBites saat ini dinilai aman untuk dikonsumsi. Kendati demikian, produk berbahan dasar limbah plastik tersebut belum dalam waktu dekat dipasarkan dan menghiasi rak-rak supermarket.
Tim peneliti masih menunggu persetujuan untuk melakukan uji rasa terhadap produk tersebut. Artinya, hingga kini belum diketahui bagaimana cita rasa cookies hasil pengolahan limbah plastik itu ketika benar-benar dikonsumsi manusia.
