10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Sumut yang Wajib Dibawa saat Mudik

Dwi Puspa Handayani Berutu - detikSumut
Rabu, 18 Mar 2026 06:01 WIB
Roti ganda khas Pematangsiantar (Foto: detikFood)
Medan -

Mudik lebaran atau liburan panjang sudah di depan mata! Bagi Anda yang berada di wilayah Sumatera Utara, terutama di Kota Medan dan sekitarnya, pulang ke kampung halaman akan terasa kurang lengkap tanpa membawa oleh-oleh. Sumatera Utara tidak hanya memiliki keindahan alam yang menakjubkan seperti Danau Toba, tetapi juga merupakan surga bagi pencinta kuliner.

Mulai dari kue yang empuk hingga kopi berkualitas dunia, berikut adalah 10 pilihan oleh-oleh khas Sumatera Utara yang sangat populer dan harus ada dalam daftar belanja Anda.

Oleh-oleh Khas Sumut yang Wajib Dibawa saat Mudik

1. Bika Ambon

Banyak orang beranggapan kue ini berasal dari Ambon karena namanya. Namun, sebenarnya Bika Ambon merupakan oleh-oleh asli dari Kota Medan! Nama ini diambil karena konon pertama kali dijual di persimpangan Jalan Ambon, Medan.

Bika Ambon memiliki tekstur yang tidak biasa, berongga, berserat, dan sangat manis. Kue ini dibuat dari bahan tepung tapioka, santan, nira, dan telur, serta memiliki aroma yang sangat khas.

Salah satu tempat yang paling terkenal adalah Bika Ambon Zulaikha di Jalan Mojopahit. Anda dapat memilih rasa dari original, pandan, hingga keju. Kue ini memiliki daya tahan hingga empat hari, sehingga cocok untuk perjalanan mudik yang tidak terlalu lama.

2. Lapis Legit

Lapis legit adalah warisan kuliner dari era kolonial Belanda yang masih sangat disukai. Di Medan, lapis legit dikenal sebagai makanan premium dengan rasa yang kaya. Teksturnya padat namun terasa lembut dengan rasa manis yang seimbang.

Jika Anda ingin mencoba versi yang lebih modern, kunjungi Affinois Medan di Jalan Mojopahit yang menyajikan lapis legit dengan berbagai topping menarik seperti keju dan cokelat.

3. Bolu Meranti

Perjalanan ke Medan tidak akan lengkap tanpa membawa Bolu Meranti. Kue gulung ini memiliki konsistensi yang sangat lembut dengan banyak isian. Menariknya, kue ini berasal dari usaha percobaan Nyonya Ai Ling yang sebelumnya hanya dijual di toko saudaranya di Jalan Meranti.

Saat ini, Bolu Meranti telah memiliki gerai besar di Jalan Sisingamangaraja dan jalan Kruing, Sekip. Ragam rasanya sangat beraneka, mulai dari keju, mocca, hingga blueberry. Untuk para pemudik: bolu ini bisa bertahan hingga 3 hari di suhu ruangan, namun dapat disimpan hingga 7 hari jika dimasukkan ke dalam kulkas!



Simak Video "Video: Istimewa! Cokelat Rendang-Bika Ambon Terinspirasi Kekayaan Indonesia"


(afb/afb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork