Seorang pria di Pelalawan, Riau inisial IN nekat membacok abang kandung hingga tewas. Aksi sadis itu diduga dipicu soal harta warisan.
Kapolsek Ukui Polres Pelalawan, AKP Mike Kurniawan menyebut pembacokan terjadi sore tari di Desa Kampung Baru. Korban DN (36) datang ke rumah orang tuanya mencari IN.
"Awalnya korban ini datang ke rumah orang tuanya di Desa Kampung Baru. Tujuannya memang mencari adiknya, IN," ungkap Mike, Jumat (23/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban disebut menggedor pintu dan terus berteriak memanggil dari luar. Namun aksi korban tak digubris pelaku yang berada di dalam rumah.
Cekcok antara abang dan adik kandung itu tak terelakkan. Sang adik, IN langsung pergi ke dapur mengambil sebilah pisau dengan langsung mengejar korban.
"Korban langsung dibacok di bagian wajah. Namun saat korban lari terus dikejar sama pelaku," kata Kapolsek.
Tanpa ampun, korban dibacok berulang kali di pekarangan rumah. Akibatnya, korban DN tewas dengan luka parah di sekujur tubuh.
"Korban meninggal dunia dengan luka-luka di tangan, kepala dan beberapa bagian dari tubuh lain. Posisi memang korban adalah abang kandung pelaku," kata Kapolsek.
Usut punya usut, pelaku IN ternyata nekat membacok korban karena emosi sudah tidak tertahan. Korban disebut menjual harta orang tuanya, tanpa membagikan ke keluarga lain.
"Motif sementara dan telah terkonfirmasi pelaku dan saksi-saksi memang masalah warisan. Korban ini disebut menguasai semua, sedangkan orang tua perempuan masih hidup," sebut Kapolsek.
