Motif dan Peran 2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor di Karo

Motif dan Peran 2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor di Karo

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Rabu, 30 Sep 2026 23:58 WIB
Tim Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo menangkap pelaku pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo.
Foto: Tim Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Karo menangkap pelaku pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo. (dok. Jatanras Polda Sumut)
Medan -

Polisi mengungkap motif dan peran dua pelaku kasus perampokan yang disertai pembunuhan terhadap Wakil Rektor IT&B Karo berinisial AS (38). Sebelumnya, korban ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kompleks J-Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba mengatakan kedua pelaku yakni ABRS (25) dan MRS (37) melakukan aksi pencurian dengan kekerasan karena motif ekonomi.

"Karena tidak ada lagi uang," kata Jama saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jama mengatakan, ABRS yang merupakan mantan pekerja proyek perumahan di kompleks tempat tinggal korban, lalu mengusulkan kepada pelaku MRS untuk mencuri di rumah AS. Pasalnya saat bekerja di lokasi tersebut, ABRS mengetahui kondisi rumah korban, termasuk AS yang tinggal seorang diri.

Sehingga kedua pelaku sepakat menargetkan rumah korban sebagai sasaran pencurian.

ADVERTISEMENT

"ABRS pernah bekerja di kompleks perumahan di TKP. Pada saat bekerja di proyek perumahan, ABRS mengetahui bahwa korban tinggal sendiri," ujarnya.

Saat beraksi kedua pelaku melakukan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Sehingga pelaku melakukan tindak pidana pencurian dan pembunuhan di rumah korban," jelasnya.

Dalam kasus tersebut, ABRS disebut melakukan kekerasan dengan mencekik leher menggunakan tangan dan memukuli tubuh korban.

"ABRS melakukan kekerasan, mencekik leher korban dengan tangan dan memukuli badan korban," katanya.

Sementara, MRS (37), warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, disebut sebagai otak pelaku dalam kasus ini. Dia yang mengajak ABRS untuk melakukan pencurian dan meminta dicarikan sasaran.

"MRS merupakan otak pelaku. Dia yang mengajak dan mencari sasaran atau target untuk melakukan pencurian dengan kekerasan," ujar Jama.

Saat beraksi, MRS juga disebut membekap mulut korban. Pelaku MRS juga membenturkan kepala korban ke lantai.

"Perannya membekap mulut korban dan membenturkan kepala korban ke lantai," sambungnya.

Usai AS tak berdaya, para pelaku kemudian mengambil sejumlah barang berharga milik korban berupa, yakni satu unit mobil milik korban dan STNK, tas dengan uang tunai. Lalu pelaku juga mengambil perhiasan milik korban, berupa satu kalung, satu cincin, sepasang anting, gelang, cincin.

"Hasil curian dibelikan pakaian dan HP Redmi untuk ABRS, HP Poco untuk MRS," ucapnya

Kini sejumlah barang-barang tersebut telah diamankan sebagai barang bukti dalam perkara ini.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan pakaian yang digunakan kedua pelaku saat beraksi. Pakaian tersebut diidentifikasi melalui rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan polisi untuk menjalani proses hukum terkait kasus tersebut.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Bu Guru di OKU Selatan Ditusuk Pelajar SMP hingga Tewas "
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads