Video yang menampilkan terduga pelaku penculikan anak yang sempat di amuk massa ternyata ayah kandung, di Desa Sionom Hudon Julu, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, viral di media sosial. Polisi memberi penjelasan duduk perkara kasus itu.
Dalam video yang dilihat detikSumut, terduga pelaku yang berjumlah empat orang terlihat dikejar warga. Mereka disebut berlari ke arah rawa-rawa sebelum akhirnya ditangkap warga.
Keempatnya kemudian sempat diamuk massa sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Kasi Humas Polres Humbahas, Bripka Jafar Simanjuntak mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026). Dia menyebut salah seorang pria yang diduga merupakan ayah kandung anak tersebut datang dari Sibolga untuk menemui anaknya sekaligus mengajaknya jalan-jalan.
"Terkait informasinya, seorang laki-laki yang diduga merupakan ayah kandung anak tersebut datang dari luar kota ingin membawa anaknya jalan-jalan," ucapnya saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu (30/9/2026).
Namun, terjadi kesalahpahaman dengan pengasuh anak. Pria tersebut kemudian diteriaki sebagai penculik anak dan dikejar warga.
"Ada kesalahpahaman dengan pengasuh sehingga diteriaki penculikan anak dan dikejar. Kemudian lari ke semak-semak dan ditangkap warga di Dusun Pardomuan, Desa Sion Julu, Kecamatan Parlilitan," jelasnya.
Pria tersebut sempat diamuk massa. Polisi kemudian datang dan mengamankannya.
"Kita amankan dari amukan massa," ujarnya.
Jafar mengatakan, polisi masih memeriksa pihak-pihak yang terlibat untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya persoalan keluarga.
"Kami masih mendalami kronologi dan keterangan para pihak, termasuk dugaan adanya unsur penculikan atau permasalahan keluarga," katanya.
Dia mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi yang beredar sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian.
"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Untuk perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kemudian," pungkasnya.
Simak Video "Video: Polisi Ringkus Penculik Anak di Malang, Pelaku Minta Tebusan Rp 150 Juta"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)
