Viral Dugaan Percobaan Penculikan Anak SD di Anambas, Polisi Dalami

Kepulauan Riau

Viral Dugaan Percobaan Penculikan Anak SD di Anambas, Polisi Dalami

Alamudin Hamapu - detikSumut
Senin, 27 Jul 2026 17:10 WIB
Shadow on lawn of a father, a small child and a baby carriage.
Ilustrasi penculikan anak (Foto: iStock)
Anambas -

Viral beredar pesan berantai percobaan pencurian terhadap seorang anak di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri). Polisi kini turun tangan menyelidiki peristiwa tersebut

Dilihat detikSumut, Senin (27/7/2026) pada Sebuah video berdurasi 2 menit 15 detik, seorang anak menceritakan dirinya hampir menjadi korban penculikan oleh orang tak di kenal. Anak tersebut mengaku didatangi pria yang membawa karung dan senjata tajam

"Dia bawa pisau, bawa kain, sama karung. Karung putih. Iya, laki-laki, tinggi. Dia jalan ke dalam rumah, seperti mencari barang-barang," ujarnya dalam video," ujarnya dalam video.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam keterangan video dijelaskan imbauan kepada para orang tua agar lebih waspada terhadap keselamatan anak. Pengunggah menyebut seorang anak di Desa Ladan nyaris menjadi korban dugaan penculikan dan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Menanggapi video viral, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan, Polsek Palmatak bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang terjadi pada Minggu (26/7/).

ADVERTISEMENT

"Polsek Palmatak masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian, mengidentifikasi orang yang diduga terlibat, serta mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi," kata Gusti dalam keterangannya.

Dari hasil pendalaman polisi, peristiwa itu dilaporkan terjadi di sebuah rumah di RT 006/RW 002, Dusun I, Desa Ladan. Saat kejadian, korban yang merupakan pelajar sekolah dasar berada seorang diri di rumah.

"Berdasarkan keterangan awal, korban mengaku melihat seorang pria tidak dikenal masuk ke dalam rumah. Pria tersebut disebut mengenakan pakaian serba hitam, memakai masker hitam, serta diduga membawa sebilah pisau, sebuah karung, dan sehelai kain," ujarnya.

Merasa ketakutan, korban berlari menuju kamar lalu keluar melalui jendela yang terhubung ke gudang di belakang rumah. Korban kemudian bersembunyi selama beberapa menit hingga mendengar suara temannya memanggil.

"Saat kembali masuk ke rumah, pria yang sebelumnya dilihat sudah tidak berada di lokasi. Korban juga mendapati salah satu laci lemari di ruang tamu dalam keadaan terbuka. Namun, dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya barang yang hilang," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Palmatak langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas kejadian itu Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang beredar.

"Kami meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara kepada kepolisian. Saat ini personel kami masih bekerja mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap fakta yang sebenarnya," ujarnya.

Selain itu, Gusti juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika berada di rumah tanpa pendamping orang dewasa.

"Kita harapkan orang tua mendampingi setiap kegiatan anak. Jika terjadi hal yang mencurigakan agar segera melapor ke kantor polisi terdekat," ujarnya.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads