Pria Diduga Curi Gas-Beras di Dairi Dianiaya Warga, Tangan-Kaki Diikat

Pria Diduga Curi Gas-Beras di Dairi Dianiaya Warga, Tangan-Kaki Diikat

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Selasa, 22 Sep 2026 21:01 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Dairi -

Viral di media sosial video seorang pria yang diduga mencuri gas dan beras dianiaya sejumlah warga di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Pria tersebut diikat pada bagian tangan dan kaki hingga mengalami luka-luka.

Dalam video viral yang dilihat detikSumut, terlihat pria tersebut dalam kondisi tangan dan kaki diikat. Bajunya juga dibuka, kemudian dia dianiaya sejumlah warga yang kesal karena maraknya pencurian di wilayah tersebut. Dalam narasi yang beredar pelaku melakukan pencurian gas dan beras di kios warga sekitar.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/9/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Personel Polsek Parbuluan menerima informasi dari Kepala Desa Parbuluan V bahwa telah terjadi pencurian di Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi," kata Syahril saat di konfirmasi detikSumut pada Selasa (22/9/2026).

Pria tersebut diketahui berinisial DB (22), warga Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi. Syahril mengatakan, terduga pelaku ketahuan melakukan pencurian di rumah warga, kemudian melarikan diri ke belakang rumah warga menuju sungai Lae Renun, pelaku ditangkap dan dimassa warga sekitar.

ADVERTISEMENT

"Warga kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku," ucapnya.

Atas informasi tersebut, Kapolsek Parbuluan memerintahkan personel untuk mengamankan pelaku sekitar pukul 16.20 WIB, polisi mendapati sekitar 100 orang mengerumuni pria yang diduga sebagai pelaku.

"Personel piket Parbuluan langsung mengamankan satu orang yang diduga pelaku. Saat diamankan, dia sudah dalam kondisi luka-luka dan berdarah (diamuk massa)," jelasnya.

Polisi kemudian membawa pria tersebut ke Puskesmas Sigalingging untuk mendapatkan perawatan. Dari hasil pemeriksaan, pria tersebut mengalami pendarahan pada hidung, wajah bonyok dan memar, serta tangan dan kaki lebam.

Selain itu, terdapat luka robek di bagian kepala dan luka lebam pada dada. Pria tersebut juga sempat muntah sebanyak dua kali.

"Petugas medis memberikan sembilan jahitan pada luka robek di kepala dan memasang infus," katanya.

Sekitar pukul 19.30 WIB, kondisi pria tersebut dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang. Polisi kemudian membawanya ke Polsek Parbuluan sekitar pukul 20.10 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terkait dugaan pencurian dan penganiayaan tersebut.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads