Pilu Bocah Australia yang Dibunuh Ayah di Bali sempat Teriak 'I Love You Daddy'

Regional

Pilu Bocah Australia yang Dibunuh Ayah di Bali sempat Teriak 'I Love You Daddy'

Tim detikBali - detikSumut
Rabu, 16 Sep 2026 13:50 WIB
TKP penemuan jasad ayah dan dua orang anak di dalam bungalow di Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Senin (14/9/2026).
TKP penemuan jasad ayah dan dua orang anak di dalam bungalow di Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Senin (14/9/2026). (Foto: Putu Yonata/detikBali)
Badung -

Polisi mengungkap hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) dari bungalow yang menjadi lokasi penemuan tiga jasad di kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Berdasarkan rekaman tersebut, polisi menduga SDJ (56) terlebih dahulu berupaya menghabisi nyawa kedua anaknya, ADS (6) dan LKS (4), sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri.

Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo Simatupang menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika terdengar suara keributan disertai jeritan anak laki-laki, ADS. Situasi tersebut kemudian membuat LKS berusaha melarikan diri dari kejaran ayahnya.

Kejar-kejaran antara SDJ dan anak perempuannya itu sempat terjadi di dalam ruangan bungalow. Polisi menduga LKS ketakutan setelah melihat kakaknya terlebih dahulu menjadi korban kekerasan ayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, dari visual CCTV kelihatan anaknya yang perempuan itu dilakukan pengejaran," ungkap Leonardo dilansir detikBali, Selasa (15/9/2026).

Dalam rekaman tersebut, LKS juga terdengar beberapa kali mengucapkan kalimat "I love you, daddy" sambil berlari menghindari ayahnya. Polisi menduga anak tersebut berada dalam kondisi ketakutan saat berusaha menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

"Karena saat itu anaknya itu berlari-lari sampai dikejar-kejar, sampai menyampaikan 'I love you, Daddy, I love you, Daddy' gitu," imbuhnya.

Meski sempat melarikan diri, LKS akhirnya berhasil ditangkap oleh SDJ. Anak perempuan tersebut kemudian dibawa ke kamar yang diduga menjadi lokasi pembunuhan.

Setelah itu, SDJ terlihat masuk ke area gudang untuk mencari tali. Polisi menduga tali berwarna biru yang kemudian ditemukan digunakan SDJ untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sebelum melakukan aksi tersebut, pria yang diketahui berasal dari Freemantle, Australia, itu diduga sempat mengubah posisi kamera CCTV di dalam ruangan.

"Kalau dari CCTV ya yang kita lihat bahwa ada kesengajaan suami juga untuk menurunkan CCTV yang ada di ruang tamu," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi menemukan SDJ dalam kondisi tergantung di terali jendela bungalow. Sementara itu, kedua anaknya ditemukan tergeletak di lantai tempat kejadian perkara pada Minggu (13/9/2026).

Kasus penemuan tiga jasad tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi serta motif peristiwa tragis itu.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads