Pria Ancam Ortu Pakai Parang di Deli Serdang, Ditemukan Bong Sabu dalam Kamar

Pria Ancam Ortu Pakai Parang di Deli Serdang, Ditemukan Bong Sabu dalam Kamar

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 14 Sep 2026 19:40 WIB
Pelaku saat diamankan ke kantor polisi. (Foto: dok. Polsek Sunggal)
Foto: Pelaku saat diamankan ke kantor polisi. (Foto: dok. Polsek Sunggal)
Medan -

Seorang pria berinisial D (25) mengamuk dan mengancam orangtuanya menggunakan parang di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Polisi menemukan alat hisap sabu atau bong di dalam kamar pelaku.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Senin (14/9/2026), terlihat pelaku keluar sambil membantingkan pintu. Pria itu mengamuk dan mengucapkan kata-kata tak pantas. Terdengar pria itu mendoakan agar keluarganya mati.

Setelah itu, terlihat saat pelaku tengah duduk di samping seorang personel polisi. Polisi itu menyampaikan bahwa perbuatan pelaku itu tidak baik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku pun mengakuinya. Belakangan terlihat saat pelaku diamankan petugas kepolisian ke Polsek Sunggal.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Sunggal Kompol Yunus Tarigan mengatakan peristiwa itu terjadi Minggu (13/9) di Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal. Pihak kepolisian awalnya menerima informasi dari kepala dusun setempat, soal pelaku yang mengancam orangtuanya menggunakan parang.

"Menanggapi laporan dari kepala dusun soal adanya seorang anak yang mengancam orang tua kandungnya dengan menggunakan senjata tajam dan marah- marah serta membanting pintu," kata Yunus.

Usai menerima informasi itu, polisi turun ke lokasi. Lalu, polisi menemui pria tersebut dan orangtuanya.

"Saat penggeledahan kamarnya, ditemukan alat hisap sabu, plastik sabu beserta sebilah parang yang digunakan pelaku untuk mengancam orang tuanya," sebutnya.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Wanter Simanungkalit menyebut setelah kejadian itu, D sempat diamankan ke kantor polisi. Namun, kini D telah dijemput oleh orangtuanya. Pihak keluarga juga tidak membuat laporan atas kejadian itu.

"Sudah dijemput orang tuanya," kata Wanter.

Dia belum mengetahui pasti motif serta apakah pelaku memang mengonsumsi narkoba. Namun, pihak keluarga menjemput pelaku untuk direhabilitasi.

"(Dijemput keluarga) mau direhab," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Gudang Narkoba di Pekanbaru Dibongkar Polda Riau, 48 Ribu Ekstasi Disita!"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads