Bayi Dicuri Eks Perawat dari RS Medan Dijual Rp 15 Juta

Bayi Dicuri Eks Perawat dari RS Medan Dijual Rp 15 Juta

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 04 Sep 2026 14:39 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Lubis saat diwawancarai.
Foto: Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Lubis saat diwawancarai. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Seorang bayi laki-laki dicuri dari RSU Sundari, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan oleh mantan perawat yang pernah bekerja di rumah sakit itu. Bayi itu dijual pelaku seharga Rp 15 juta.

Adapun kedua pelaku adalah A (23) dan P (19).

"(Dijual) sekitar Rp 15 juta," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adrian menyebut bayi itu berjenis kelamin yang baru berusia satu hari. Bayi itu dijual pelaku ke pasangan suami istri yang belum memiliki anak.

"Motifnya mencari keuntungan. Sebelumnya sudah ada pemesannya. Ada sepasang suami istri, sudah lama menikah tapi belum dikaruniai anak," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Mantan Kasat Reskrim Polres Karo itu menyebut pasutri itu kini masih berstatus saksi. Sebab pasangan suami istri itu tidak mengetahui bahwa bayi itu dicuri oleh pelaku.

"Sementara ini statusnya sebagai saksi, karena mereka nggak tahu bayinya apakah diculik atau enggak. Niatnya kan hanya untuk mengadopsi anak," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penculikan itu terjadi Senin (31/8). Saat kejadian, A masuk ke dalam rumah sakit dan mencuri bayi itu, sedangkan pelaku P bersiaga di atas sepeda motor di depan rumah sakit.

"Pelaku A itu yang mengambil bayinya. Pelaku satu lagi nunggu di luar rumah sakit, dia yang bawa motor," jelas AKBP Adrian Risky Lubis, Rabu (2/9).

Adrian mengatakan salah satu pelaku itu, yakni inisial A merupakan mantan perawat di rumah sakit tersebut. Adrian menjelaskan bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi perawat.



(mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads