Nenek di Semarang Dijambret hingga Terseret di Aspal

Regional

Nenek di Semarang Dijambret hingga Terseret di Aspal

Tim detikJateng - detikSumut
Rabu, 02 Sep 2026 23:42 WIB
Jambret terekam menyeret nenek usia 70 tahun di Jalan Seroja Semarang.
Foto: Ig @kejadiansmg
Semarang -

Seorang perempuan lanjut usia bernama Suwarti menjadi korban penjambretan di Jalan Seroja, Kelurahan Karangkidul, Semarang Tengah, Kota Semarang. Dalam kejadian tersebut, Suwarti sempat terseret saat mempertahankan tasnya. Polisi kini masih mengejar pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul, membenarkan kejadian tersebut. Kepada detikJateng, Nurul mengatakan korban telah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.

"Kita masih memburu terduga pelaku. Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu dan korbannya sudah membuat pengaduan di polsek," kata Nurul dilansir detikJateng, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa penjambretan itu terjadi pada 19 Agustus 2026. Menurut Nurul, Suwarti merupakan perempuan berusia lebih dari 70 tahun yang tinggal dengan menyewa rumah di sekitar lokasi kejadian.

Saat kejadian, Suwarti sedang dalam perjalanan kembali ke rumah. Ketika melintas di Jalan Seroja, korban didatangi seorang pengendara sepeda motor.

ADVERTISEMENT

"Pas pulang dipepet lah sama si pelaku ini dengan mengendarai kendaraan pakaian Gojek," tutur Nurul.

Pelaku diduga menggunakan modus berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Ketika itu, Suwarti diketahui membawa sebuah tas kecil yang berisi sejumlah barang berharga.

"(Pelaku) menghampiri (korban), pura-pura nanya alamat. Terus si korban kan bawa tas kecil," jelasnya.

Setelah mendekati korban, pelaku kemudian menarik tas yang dibawa Suwarti. Korban berusaha mempertahankan barang miliknya sehingga terjadi tarik-menarik. Namun, karena kondisi korban yang sudah lanjut usia, Suwarti akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

"Ditariklah itu tas si milik korban. Terus akhirnya terjadi tarik-menarik karena si korban ini orang udah sepuh nggak kuat. Akhirnya terjatuh dan pelakunya berhasil membawa kabur tas milik korban," ungkap Nurul.

Tas tersebut diketahui berisi telepon seluler, uang tunai sekitar Rp 150 ribu, serta kartu tanda penduduk (KTP).

"Itu isinya HP, terus sama uang Rp 150 ribu atau berapa, berikut KTP," lanjutnya.

Kasus tersebut kemudian menjadi viral setelah rekaman CCTV kejadian diunggah akun Instagram @kejadiansmg pada Rabu (2/9/2026). Dalam unggahan itu disebutkan aksi penjambretan terhadap seorang nenek terjadi di Jalan Seroja, Semarang, pada 19 Agustus 2026.

"Aksi Jambret sadis terekam cctv, korban nenek-nenek diseret puluhan meter. TKP JI Seroja, Semarang," sebut akun tersebut seperti dilihat detikJateng hari ini.

Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang perempuan berjalan seorang diri di kawasan permukiman yang cukup padat. Meski demikian, kondisi jalan saat itu tampak relatif sepi.

Beberapa saat kemudian, seorang pengendara motor yang mengenakan jaket ojek online melintas dari arah belakang korban. Suwarti yang berjalan menggunakan tongkat dan mengenakan daster berwarna kuning sempat menoleh ke belakang.

Pengendara tersebut kemudian terlihat berusaha merampas tas yang dibawa korban. Suwarti berupaya mempertahankan tasnya hingga terjadi tarik-menarik.

Korban akhirnya terjatuh ke jalan. Saat itu, pelaku masih berusaha menarik tas tersebut hingga tubuh Suwarti ikut terseret beberapa meter.

Setelah berhasil merebut tas korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Sementara itu, Suwarti terlihat terduduk di jalan dan berusaha bangkit setelah kejadian tersebut.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads