Begal Payudara Mahasiswi, Pemuda di Bulukumba Ditangkap

Regional

Begal Payudara Mahasiswi, Pemuda di Bulukumba Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSumut
Selasa, 01 Sep 2026 06:01 WIB
Despair. The concept of stopping violence against women and human trafficking,  International Womens Day
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tinnakorn Jorruang).
Bulukumba -

Pemuda di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), inisial AS (25), ditangkap atas kasus begal payudara terhadap mahasiswi berusia 20 tahun. Pelaku membuntuti korban usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.

Korban melaporkan kasus dugaan pelecehan yang dialami ke polisi pada Rabu (26/8). Tim gabungan Polres Bulukumba dan Polsek Bulukumpa menangkap pelaku masih di wilayah Bulukumba, pada Minggu (30/8).

"Tim URC Resmob Polres Bulukumba, Unit Kamneg Sat Intelkam Polres Bulukumba dan Polsek Bulukumpa telah mengamankan terduga pelaku tindak pidana pelecehan seksual begal payudara," ujar Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran, Senin (31/8/2026), melansir detikSulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Imran mengatakan kejadian bermula saat pelaku melihat korban sementara berada di salah satu SPBU di Jalan Hati Murni, Kelurahan Jawi-jawi. Pelaku lalu mengikuti dari belakang dan melancarkan aksinya.

ADVERTISEMENT

"Tiba-tiba datang pelaku dari belakang lalu memegang tangan korban, kemudian meraba dari tangan terus naik ke payudara," terang Imran.

Akibat kejadian itu korban mengalami trauma dan ketakutan, hingga melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bulukumba. Imran mengatakan, dalam penangkapan itu anggotanya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Barang bukti kendaraan motor, celana, jaket dan topi terduga pelaku. Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Polres Bulukumba," ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya itu. Pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual tersebut saat kondisi jalanan sekitar lokasi kejadian sepi.

"Terduga pelaku mengakui dirinya telah melakukan dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap korban dengan mengikuti korban setelah mengisi BBM. Kemudian pada saat berada di Jalan Hati Murni yang dianggap sepi dan aman melakukan perbuatannya," pungkas Imran.



(dhm/dhm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads