Seorang mahasiswa diduga ugal ugalan mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sepeda motor di persimpangan Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Akibat kecelakaan tersebut, seorang ibu rumah tangga (IRT) meninggal dunia.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo mengatakan kecelakaan maut tersebut terjadi pada Sabtu (29/8). Mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi BL 1197 NC yang dikemudikan mahasiswa bernama Gandi Adriansyah (20) melaju dari arah Jalan Ring Road menuju Jalan Ngumban Surbakti.
Sementara itu, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 4441 AJJ yang dikendarai Bambang Irawan (36) datang dari arah berlawanan, yakni dari Jalan Simpang Pemuda menuju Simpang Dr. Mansyur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diduga pengemudi mobil Toyota Kijang Innova dalam kondisi kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan situasi di persimpangan empat, sehingga terjadi kecelakaan," kata Widodo, Minggu (30/8/2026).
Widodo mengatakan kecelakaan terjadi ketika mobil menabrak bagian samping kiri sepeda motor. Akibatnya, pengendara dan dua penumpang sepeda motor terjatuh dan terhempas ke tengah jalan.
"Pada saat bersamaan di persimpangan, pengemudi mobil lalu menabrak bagian samping kiri pengendara sepeda motor dan mengakibatkan pengendara serta dua penumpang motor terjatuh dan terhempas ke tengah jalan," ujarnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian mengevakuasi para korban sembari menunggu petugas kepolisian tiba di lokasi.
Dari hasil penyelidikan dan olah TKP sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka luka. Akibat peristiwa kecelakaan tersebut BI pengemudi sepeda motor , warga Jalan Klambir V, Gang Sahabat, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, mengalami luka robek di bagian kening dan nyeri pada dada. Dia kemudian dirawat di Rumah Sakit Tere Margareth Medan.
Penumpang sepeda motor bernama Morival (23), warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengalami cedera pada bagian pinggang dan sempat kehilangan kesadaran. Dia juga dirawat di Rumah Sakit Tere Margareth Medan.
"Penumpang lainnya, seorang ibu rumah tangga bernama Syamsih (51), warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengalami patah tulang kaki kiri dan meninggal dunia di Rumah Sakit Bina Kasih Medan," ungkap Widodo.
Sementara itu, Gandi Adriansyah (20), warga Perumahan PKS, Sei Dia, Desa Balai Jaya Kota, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, hanya mengalami luka ringan.
Widodo menjelaskan kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut. Mobil Toyota mengalami kerusakan pada bagian samping kanan depan, kap depan penyok, dan kaca depan retak. Sementara sepeda motor Honda mengalami kerusakan dan ringsek.
"Kerugian material mencapai Rp 50 juta," tuturnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengecekan rekaman CCTV dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga membuat sketsa TKP serta mengamankan barang bukti ke Polsek Sunggal.
Simak Video "Video Kakorlantas: Korban Tewas Kecelakaan Turun 25% saat Operasi Lilin 2025"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
