Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Ruang Roda Pesawat di Bandara Malaysia

Internasional

Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Ruang Roda Pesawat di Bandara Malaysia

Tim detikNews - detikSumut
Jumat, 28 Agu 2026 11:50 WIB
Ilustrasi roda pesawat
Foto: Getty Images/iStockphoto/Senohrabek
Medan -

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di dalam ruang roda sebuah pesawat di Terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA2), Malaysia. Saat ditemukan, kondisi jasad tersebut telah membusuk.

Dilansir detikNews dari The Star, Kamis (27/8/2026), penemuan itu terjadi sekitar pukul 06.55 waktu setempat. Pesawat tersebut sebelumnya tiba dari Tokyo, Jepang, dan mendarat di KLIA2 sekitar pukul 06.30 waktu setempat.

Jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh petugas teknis yang hendak membuka ruang roda pesawat. Begitu bagian tersebut dibuka, petugas langsung mencium bau menyengat yang berasal dari dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup. Berdasarkan perkiraan awal, pria tersebut diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.

Kepala Kepolisian Distrik KLIA, Asisten Komisioner Ravi Munusamy, membenarkan adanya penemuan tersebut. Polisi menerima laporan awal terkait kejadian itu sekitar pukul 07.00 pagi dari Pusat Kendali Operasi Bandara.

ADVERTISEMENT

Petugas kepolisian kemudian mengerahkan tim forensik ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Pria tersebut diperkirakan berusia antara 17 hingga 25 tahun. Saat ditemukan, ia mengenakan hoodie berwarna putih dengan gambar naga di bagian belakang serta tulisan "Oakley" pada bagian depan. Korban juga memakai celana jeans biru muda, ikat pinggang kulit cokelat, kaus kaki, dan sepatu olahraga berwarna hitam.

Namun, petugas tidak menemukan dokumen identitas pada tubuh korban. Selain itu, tidak ditemukan pula tanda-tanda kekerasan.

Jenazah selanjutnya dibawa ke Departemen Forensik Rumah Sakit Serdang untuk menjalani pemeriksaan post-mortem atau autopsi. Sementara itu, polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai insiden ini. Bagi siapa pun yang memiliki informasi, silakan menghubungi Markas Polisi Distrik KLIA," ujar ACP Ravi.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads