Polisi Masih Dalami Motif Pengasuh Diduga Tega Aniaya 2 Bocah di Dairi

Polisi Masih Dalami Motif Pengasuh Diduga Tega Aniaya 2 Bocah di Dairi

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Sabtu, 22 Agu 2026 13:31 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Foto: Ilustrasi. (dok Istimewa)
Dairi -

Dua bocah AGP (7) dan AP (6) di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut), mengalami luka serius di bagian wajah diduga akibat dianiaya pengasuhnya. Polisi kini masih mendalami motif pelaku.

Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan pihaknya masih mendalami motif dan kronologi kekerasan terhadap kedua bocah tersebut. Kasus itu kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA. Kita tunggu saja dulu ya," kata Syahril, Sabtu (22/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syahril mengungkapkan saat petugas dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi hendak membawa salah satu korban untuk mendapatkan pertolongan medis, ada pihak yang berupaya menghalangi. Tindakan itu dilakukan oleh perempuan bernama Rumondang Sianturi (52), yang mengaku sebagai keluarga dari bocah tersebut.

"Ada seorang perempuan dewasa bernama Rumondang Sianturi yang mengaku keluarganya menghalangi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Meski sempat dihalangi, petugas kemudian coba melakukan komunikasi dengan pihak tersebut agar kedua bocah tersebut dapat diselamatkan dan dibawa untuk mendapatkan perawatan.

"Namun setelah pelapor menyebutkan bahwa dirinya seorang petugas dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi, orang tersebut membiarkan pelapor membawa AGP dan AP Adiknya ke RSUD Sidikalang," jelasnya.

Saat ini, Rumondang Sianturi telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan kekerasan yang dialami kedua bocah tersebut.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial dua bocah kakak beradik di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, diduga disiksa oleh pengasuhnya hingga mengalami luka serius di bagian kepala. Pelaku ditangkap Polisi.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Jumat (21/8/2026), terlihat seorang anak dalam kondisi memprihatinkan. Korban mengalami luka pada bagian mulut, kepala dan sejumlah bagian tubuh korban yang diduga akibat dianiaya pengasuhnya.

Dalam video itu, korban mengaku ayahnya sedang berada di penjara. Sedangkan ibunya tidak diketahui keberadaannya.

Korban juga mengaku selama ini sering disiksa oleh orang yang mengasuhnya. Penyiksaan tersebut diduga telah berulang kali terjadi.

Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahrial Ramadhan membenarkan adanya dugaan penyiksaan tersebut. Korban berinisial AGP (7) pertama kali ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan dengan luka yang diduga bekas penganiayaan.

"Benar, korban ditemukan oleh masyarakat dengan kondisi memprihatinkan," ujar Syahrial saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (21/8).

Pelaku berinisial RS (52) telah ditangkap. RS merupakan orang tua asuh korban sekaligus bibinya.

"Pelaku sudah ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Dairi. Pelaku merupakan orang tua asuh korban sekaligus bibi korban," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa adik kandung korban, AP (6), juga mengalami dugaan penganiayaan. Petugas kemudian membawa kedua korban untuk mendapatkan perawatan.

"Ternyata adik korban juga mengalami penganiayaan. Mereka abang-adik kandung dan sudah kita bawa untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.

Syahrial mengungkapkan AGP dan AP memang dititipkan kepada bibinya karena ibu kandung mereka berada di luar kota untuk mencari nafkah. Sementara ayah mereka merupakan warga binaan.

"Ibu korban mencari nafkah di luar kota, ayah korban warga binaan, sehingga korban dititipkan bersama bibinya," ujarnya.

Selama dititipkan kepada pelaku, kedua korban diduga kerap mengalami penganiayaan. Polisi masih menyelidiki motif dugaan penganiayaan tersebut.

"Untuk motifnya belum diketahui. Saat ini masih kita lakukan penyelidikan," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pasutri yang Aniaya Anak hingga Babak Belur di Jaktim Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik] (mjy/mjy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads