Seorang pria di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) bernama Gilang Almanda Ritonga (22) membawa kabur motor temannya dengan modus meminta diantarkan ke rumah pacarnya. Pelaku ini sudah berulang kali beraksi.
Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Area, Jumat (17/7/2026). Sementara pelaku ditangkap Minggu (9/8). Adapun korbannya adalah seorang pelajar bernama Rangga (17).
"Tim telah mengamankan pelaku dan memboyongnya ke Polsek Medan Area," kata Yaqin, Selasa (11/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yaqin menyebut kejadian berawal saat korban menjemput temannya menggunakan sepeda motor di Jalan Denai, Jumat sekira pukul 21.00 WIB. Setelah itu, keduanya pergi menuju ke Jalan AR Hakim.
Setibanya di sana, pelaku mendatangi korban dan saksi untuk meminta tolong mengantar pelaku ke rumah pacarnya. Namun, saat itu, korban meminta bantuan rekannya tersebut untuk mengantar pelaku menggunakan motor korban.
"Pelaku mendatangi korban dan saksi untuk meminta tolong mengantarkannya ke tempat pacarnya. Pelapor memberikan kunci motornya kepada saksi untuk mengantarkan pelaku. Selanjutnya, saksi dan pelaku pergi dengan membawa motor milik pelapor," jelasnya.
Sebelum tiba ke rumah pacar pelaku itu, saksi berhenti di salah satu warung untuk membeli rokok. Saat masuk ke dalam warung, saksi sempat mengunci motor korban yang dipakai mereka itu, sedangkan pelaku tetap berada di sepeda motor.
Saat saksi membeli rokok, pelaku memanfaatkan situasi itu untuk membobol motor korban menggunakan kunci T yang sudah dipersiapkannya. Usai berhasil, pelaku langsung membawa kabur motor itu meninggalkan rekan korban di warung.
"Pada saat saksi di dalam warung, saksi mendengar suara motor menyala. Kemudian saksi berusaha mengejar pelaku namun tidak dapat dikejar," jelasnya.
"Jadi, modusnya minta tolong diantarkan," kaat Fajri.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur itu mengatakan pelaku telah menjual motor korban itu. Lalu, uangnya digunakan untuk membeli narkoba dan bermain judi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku juga melakukan pencurian di empat lokasi yang berbeda. Saat beraksi, pelaku biasanya menggunakan kunci T yang selalu dibawanya dan disimpannya di dalam baju agar aksinya tidak diketahui.
"Pelaku biasanya beraksi sendiri. Selalu pakai kunci T," pungkasnya.
Simak Video "Video: Pencuri Motor yang Nyamar Jadi Remaja Masjid di Parepare Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik] (fnr/mjy)
